fungisida untuk tomat di musim hujan
Kajianpemupukan tomat di lahan petani bekas sawah selama tiga tahun. Luas areal 50 ha untuk hortikultura, termasuk tomat. Tujuan: melihat pertumbuhan dan hasil tomat . Kajian pemupukan tomat di lahan petani bekas sawah selama tiga tahun. Luas areal 50 ha untuk hortikultura, termasuk tomat.
Berikutini ada 4 cara/ dan memelihara tanaman mentimun, cabe serta tomat di musim hujan yang baik dan benar: 1. Pemupukan Mentimun, Cabe dan Tomat di Musim Hujan. Pemupukan tanaman mentimun, cabe dan tomat saat musim hujan tentu saja berbeda dengan pemupukan tanaman timun dan tomat saat ditanam di musim kemarau.
Pestisidaini juga melindungi tomat dari serangan jamur yang berbahaya dan dapat menimbulkan penyakit pada tanaman. Petani tidak boleh meremehkan kerusakan yang dapat berdampak buruk pada tanaman tomat ini. Sehingga petani harus menggunakan Fungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan dalam upaya pencegahan dan melindungi tanaman. Tomat selain masyarakat gunakan sebagai bahan pendukung masakan, masih banyak olahan lain dari tomat yang dapat kita temui.
1 Fungisida bekerja secara kontak langsung yaitu fungisida akan langsung bekerja ketika larutan yg disemprotkan bersentuhan dgn tanaman yg terinfeksi 2. Antracol 70WP berbentuk tepung dpt disuspensikan dgn air & larut dgn segera sehingga penggunaannya lbh mudah & praktis 3. Dpt digunakan pd segala musim, baik musim kemarau maupun musim hujan 4.
Petaniharus menggunakan Fungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan agar tanaman bebas dari serangan jamur tersebut . Karena jamur menghambat segala pertumbuhan dan produktivitas tanaman pertanian. Selain itu pengaruh curah hujan tinggi adalah kelangkaan produk hasil panen yang petani keluhkan dan merugi.
mở mang tầm mắt tiếng anh là gì. Pengendalian penyakit tomat di musim hujan/ Tips Pengendalian Penyakit Tanaman Tomat di Musim Hujan Hama & Penyakit Tanaman – Tomat merupakan jenis tanaman sayuran buah yang banyak dibudidayakan di Indonesia. Budidaya tanaman tomat memang gampang-gampang susah, terutama jika dimusim penghujan seperti sekarang ini. Dimusim hujan, tanaman tomat sangat rentan terhadap serangan penyakit seperti hawar daun, busuk batang Phytophthora infestans, bercak bakteri Xanthomonas sp., layu bakteri dan layu fusarium. Serangan penyakit pada tanaman tomat akan berdampak pada kualitas dan kuantitas hasil panen. Penyakit tanaman tomat merupakan penyebab utama menurunnya produksi, bahkan bisa menyebabkan gagal panen. Penyakit tanaman tomat tersebut sebenarnya bisa dicegah atau setidaknya diminimalisir apabila sejak awal telah diantisipasi dengan cara budidaya yang benar. Dan pencegahan adalah solusi terbaik untuk membuat tanam sehat dan bebas penyakit saat musim hujan. Sebab jika sudah terlanjur menyerang, penyakit apapun akan sulit untuk dikendalikan. Jenis-jenis Penyakit Tanaman Tomat di Musim Hujan, Penyebab dan Gejalanya Intensitas serangan penyakit pada tanaman tomat dimusim hujan sangat tinggi, terutama penyakit yang menyerang daun foliar diseases. Tak hanya itu, penyakit yang menyerang akar tanaman tomat juga perlu diperhatikan, seperti busuk akar, layu fusarium dan layu bakteri. Pengendalian penyakit tomat di musim hujan/ Berikut jenis-jenis penyakit tanaman tomat dimusim hujan ; 1. Busuk daun Hawar Daun tomat Busuk daun tomat Busuk Phytophthora/ Penyakit hawar daun/busuk daun tomat disebabkan oleh jamur Phytophthora infestans. Gejala diawali dengan adanya bercak-bercak basah berwarna coklat hingga hitam pada daun tomat dan area sekitarnya menjadi kuning. Gejala ini menyebar dengan cepat ke seluruh daun yang ada hingga akhirnya tanaman tomat mati. 2. Busuk batang tomat Busuk batang tomat/ Penyakit busuk batang tanaman tomat juga disebabkan oleh jamur Phytophthora infestans. Gejala awal terlihat dengan adanya bercak coklat hingga hitam pada batang. Jika disentuh terasa lunak dan berair. Serangan lebih lanjut akan menyebar ke cabang dan ranting, hingga tangkai dan buah tomat. 3. Bercak daun tomat Septoria Bercak daun septoria pada tomat/ Bercak daun tomat disebabkan oleh jamur Septoria lycopersici. Jamur ini dapat menyerang tanaman tomat mulai dipersemaian bibit dan tanaman muda. Gejala pada bibit tomat ; terdapat bercak coklat/gelap terbentuk pada daun hipokotil, batang dan daun. Pada tanaman dewasa, gejala serangannya berupa bercak berwarna coklat dengan garis-garis melingkar berwarna lebih gelap. Bercak juga bisa terjadi pada batang, tangkai dan buah tomat. 4. Bercak kering pada tomat Penyakit bercak daun kering pada tanaman tomat disebabkan oleh jamur Alternaria solani. Gejala diawali dengan adanya bintik-bintik kecil berwarna coklat sampai hitam pada daun tua dan terus menjalar ke daun yang lebih muda diatasnya. Daun yang terserang akan menguning dan klorosis. 5. Layu fusarium pada tomat Penyakit layu fusarium pada tanaman tomat disebabkan oleh jamur Fusarium spp. Gejala ditandai dengan adanya tanaman tomat yang layu disiang hari secara tiba-tiba dan segar kembali disore dan malam hari. Gejala ini terjadi dalam waktu beberapa hari sebelum akhirnya tanaman mati. Jika pangkal batang dibelah, terlihat pembuluh batang berwarna kecoklatan. 6. Layu bakteri pada tomat Penyakit layu bakteri pada tanaman tomat disebabkan oleh bakteri Pseudomonas solanacearum. Gejala serangan ; terdapat beberapa gejala pada setiap kasus layu bakteri, antara lain ditandai dengan layunya daun muda atau pucuk tanaman, pada beberapa kasus juga terdapat gejala yang berbeda yaitu daun-daun tua yang menguning dan layu. Gejala layu ini terjadi secara tiba-tiba dan menyebabkan tanaman tomat mati dalam waktu singkat. Cara Pengendalian Penyakit Tanaman Tomat di Musim Hujan Pengendalian penyakit pada tanaman tomat di musim hujan dilakukan dengan pencegahan dan pengobatan. Pencegahan dilakukan sejak pengolahan lahan dan penyemaian benih. Berikut ini cara pengendalian penyakit tomat musim hujan ; 1. Membersihkan lahan dari sisa-sisa tanaman sebelumnya 2. Membuat bedengan lebih tinggi untuk mencegah tergenangnya air ketika hujan 3. Pengapuran untuk meningkatkan pH tanah 4. Menggunakan benih tomat unggul yang tahan terhadap jamur, bakteri dan virus 5. Busuk daun/hawar daun dan busuk batang Phytophthora Menggunakan fungisida bahan aktif azoksistrobin, difenokonazol, mankozeb atau tembaga oksi sulfat 6. Bercak daun septoria menggunakan fungisida difenokonazol, tebukonazol, trifloksistrobin. 7. Bercak kering menggunakan fungisida carbendazim, metiram, mankozeb, difenokonazol, atau benalaksil 8. Layu fusarium menggunakan tricoderma sp. 9. Layu bakteri menggunakan bakterisida, bahan aktih tembaga, asam oksolinik, dazomet Demikian tentang “Jenis Penyakit Tomat Musim Hujan, Gejala dan Cara Pengendaliannya” Semoga bermanfaat… Salam mitalom !!!
Skip to content Fungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan Ampuh Cegah Antraknosa Fungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan Ampuh Cegah Antraknosa Fungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan Cegah Busuk Buah Komoditas Sayur Tomat Yang MenguntungkanCurah Hujan Tinggi Merugikan Sektor PertanianMunculnya Jamur pada Budidaya Tomat Saat Musim Hujan TinggiAntraknosa Pada Budidaya Tanaman TomatFungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan Cegah Busuk BuahCopcide 77 WPTrivia 73 WPTarget 500 SCPerekat Pestisida StickpolFungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan Atasi Persebaran Penyakit Dan Jamur Menyediakan Fungisida Tomat Musim Hujan Harga Murah Kualitas Terbaik Belanja Tani Bahan aktif dari Fungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan ampuh dalam mencegah dan membasmi dari hama jamur pertanian. Para ilmuwan pabrik terkenal telah menemukan bahan kimia terbaik untuk melindungi tanaman pertanian tanpa merusak tanaman. Sehingga penggunaan Fungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan adalah suatu yang menguntungkan bagi petani. Musim hujan berperan sebagai media dalam melakukan persebaran penyakit dan pendukung pertumbuhan jamur pertanian. Sehingga untuk lahan pertanian yang tidak memiliki sistem irigasi yang bagus dapat menyebabkan air menggenang. Sehingga petani harus melakukan persiapan lahan ketika sebelum menanam tomat dengan baik dan benar. Kandungan bahan aktif yang membantu melindungi tanaman tomat dengan baik sehingga petani tidak perlu khawatir untuk menggunakannya. Berikut ini Fungisida Untuk Tomat Di Musim Hujan yang biasa petani gunakan Copcide 77 WP Multi Sarana Indotani adalah perusahaan ternama yang memproduksi Pestisida Kontak terbaik salah satunya adalah Copcide 77 WP. Toko Pertanian Terdekat Belanja Tani menyediakan Copcide 77 WP yang terjamin ampuh basmi jamur pertanian harga murah kualitas terbaik. Produk BISI International sudah terkenal menjadi penghasil pestisida unggulan dalam melindungi tanaman cabe, tomat, jagung, dll. Fungisida Copcide menguasai segmen jenis tanaman sayuran sehingga menjadi andalan para petani. Bahan Aktif Copcide adalah Tembaga Hidroksida 77% yang mampu melindungi tanaman sayuran seperti tomat dan cabe. Bahan Aktif Tembaga Hidroksida merupakan pestisida unggulan dari PT. MSI yang ampuh lindungi dari Penyakit Antraknosa. Aplikasi Fungisida Copcide 77 WP pada tanaman adalah dengan mencampurkannya pada air lalu aduk pada suatu wadah. Manfaat Copcide 77 WP adalah mencegah penyakit Busuk Buah, Busuk Daun, Busuk Batang, dan Penyakit Bulai Jagung. Dosis Fungisida Copcide 77 WP s/d ml/liter air untuk melindungi tanaman cabe dan tomat sangat efektif. Untuk Dosis Copcide lain pada jenis tanaman yang berbeda dapat petani lihat pada Kemasan Produk. Cara Penggunaan Fungisida Copcide dapat petani semprotkan pada tanaman pertanian yang terserang penyakit atau jamur tanaman. Kegunaan Fungisida Kontak BISI Cap Kapal Terbang sudah terbukti efektif dan menguntungkan petani dalam memperoleh hasil pertanian terbaik. Copcide 77 WP memiliki varian kemasan yaitu 100 gram, 400 gram dan 1 kg. Harga Copcide 77 WP 2 KG dapat petani lihat pada Website Belanja Tani beserta harga pada varian lainnya. Toko Pertanian Online Belanja Tani menyediakan Fungisida Copcide 77 WP secara Online dan dapat petani pesan. Dengan mengisikan alamat lengkap, barang pesanan petani pasti akan kami kirimkan sehingga jangan ragu untuk belanja online. Trivia 73 WP Fungisida Sistemik Trivia 73 WP Dari PT. Bayer Crop Science yang merupakan andalan para petani cabe dan tomat. Toko Pertanian Belanja Tani menyediakan Pestisida Bayer Trivia 73 WP harga murah kualitas terbaik. Keunggulan Trivia Pestisida Bayer adalah mampu mencegah penyakit tanaman seperti Busuk Batang, Busuk Buah, Busuk Daun, dll. Sehingga Manfaat dari Fungisida Bayer dapat petani rasakan dan efektif dalam melindungi tanaman pertanian. Bahan Aktif Trivia Fluopikolid 6% dan Propineb 66,7% yang menjadi pertahanan bagi tanaman untuk melawan jamur penyebab penyakit. Bahan Aktif Fungisida Bayer Crop Science ini sudah terbukti dapat membasmi jamur Colletotrichum sp penyebab penyakit busuk buah. Aplikasi Fungisida Trivia pada tanaman jagung, Tomat, cabe dan tanaman pertanian lainnya sangat ampuh. Dosis Trivia Per Tangki adalah 1 s/d 2 gr/liter air untuk tanaman pertanian dengan gangguan jamur yang merugikan. Untuk takaran Dosis Trivia lainnya petani dapat melihatnya pada kemasan produk pada bagian cara pemakaian. Cara Pemakaian Trivia adalah dengan petani semprotkan pada tanaman yang terserang jamur. Cara Aplikasi Pestisida Bayer Trivia 73 WP adalah dengan mencampurkannya dengan air pada wadah lalu petani aduk secara menggunakan Fungisida Trivia 73 WP dengan memasukkan bahan yang sudah tercampur pada wadah Sprayer elektrik dan semprotkan pada tanaman. Manfaat Trivia 73 WP pada tomat dan cabe dapat mencegah penyakit Antraknosa yang sangat sering mengganggu panen petani. Tersedia kemasan Fungisida Bayer Trivia 73 WP 50 gr dan 200 gr. Harga Trivia 50 gr dan Harga Trivia 200 gr untuk petani sangat terjangkau dan dapat petani lihat pada Website Belanja Tani. Toko Pertanian Terdekat Belanja Tani menyediakan Fungisida Bayer Trivia 73 WP harga murah kualitas terbaik untuk petani. Baca Juga 4 Fungisida Tahan Hujan Berkat Perekat Terbaik Share This Story, Choose Your Platform! Related Posts Title Page load link Go to Top
Menanam tomat di musim penghujan memang memilki tantangan tersendiri, selain kendala serangan ulat pada buah yang masih hijau, serangan cendawan Phytophthora infestans yang menyababkan penyakit hawar daun ini juga sangat menjengkelkan, Oleh sebab itu di butuh kan sebuah obat jamur terbaik untuk mengatasi penyakit ini. Berikut ini akan kami sampaikan berbagai macam merk fungisida untuk tomat di musim hujan yang bisa anda pilih untuk mengatasi masalah sebelum kita membahas tentang daftar fungisida, ada baiknya kita membahas terlebih dahulu tentang jamur Phytophthora infestans pada tanaman tomat, agar pengetahuan kita semakin bertambah dan mempermudah proses hawar daun yang disebabkan oleh jamur Phytophthora infestans ini merupakan penyakit yang diawali dengan layu pada sebagian besar jaringan tanaman, terutama pada bagian daun, yang akan dengan cepat mengakibatkan terjadinya klorosis. Proses klorosis ini terjadi sangat cepat, hanya dalam beberap hari saja, bagian tanaman yang terserang akan mengalami perubahan warna menjadi coklat, dan menyebabkan kematian jaringan dibawah hawar daun pada tanamanan tomat bisa menyebabkan kerugian yang amat besar, karena serangan jamur ini cepat meluas dan mendadak, dan parahnya intensitas serangannya akan lebih cepat pada saat musim penghujan, karena dengan kondisi kelembaban tinggi cendawan ini sangat mudah berkembang Penyakit Hawar Daun dan Busuk Buah Pada TomatCiri yang timbul akibat jamur ini akan menyebabkan daun yang terserang akan timbul bercak berwarna coklat hingga hitam. Pada awalnya sisi daun atau ujung daun hanya tertampak bercak beberapa millimeter saja. Namun akhirnya akan terus meluas keseluruh bagian daun hingga tangkai daun. Penyakit hawar daun ini juga menyerang pangkal daun, sehingga menimbulkan bercak berwarna hijau hingga coklat dan berair. Bercak ini dikelilingi oleh massa spongaria yang berwarna putih dengan lalat belakang berwarna hijau kelabu. Pada serangan lebih lanjut akan menyebar ke bagian batang, tangkai dan buah di musim hujan yang tingkat kelembabanya tinggi, maka jamur ini akan cepat menyebar, untuk mencegah semakin bertambah parah, maka di sarankan untuk segara menggunakan fungisida sebagai racun pengendali jamur pada saat muncul sedikit bercak cokelat pada sisi atau ujung ini adalah berbagai jenis merk fungisida untuk tomat yang bisa kita gunakan untuk mengendalikan penyakit hawar daun dan busuk buah yang sering muncul pada saat musim Fungisida Untuk Tomat1. VALIS - M 66 WG mankozeb mancozeb 60 % valifenalat valifenalat 6 %, Fungisida protektif berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam merah penyakit bercak ungu Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 2 g/lKentang penyakit busuk daun Phytophthora infestans penyemprotan volume tinggi 1 - 2 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans penyemprotan volume tinggi 1,25 - 2,50 g/l2. ZENITH 75 WP propineb propineb 75 %. Fungisida kontak yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat merah penyakit bercak ungu Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 2 - 3 g/lCabai penyakit antraknosa Colletotrichum capsici Penyemprotan volume tinggi 3 g/lKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 3 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1,5 g/l3. ZAMPRO 525 SC ametoktradin ametoctradin 300 g/l, dimetomorf dimethomorph 225 g/l. Fungisida sistemik yang bersifat protektif berbentuk pekatan penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 400 - 500 ml/haTomat penyakit busuk daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 500 ml/ha4. WARDER 45 WP simoksanil cymoxanil 4 %, tembaga oksiklorida copper oxychloride 29 %, zineb zineb 12 %. Fungisida yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat disuspensikanBawang merah Penyakit embun tepung, Perenospora destructor Penyemprotan volume tinggi 2 g/lCabai Penyakit antraknosa Colletotrichum capsici Penyemprotan volume tinggi 3 g/lKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 4 g/lTembakau penyakit lanas Phytophthora nicotianae Penyemprotan volume tinggi 3 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 4 g/l4. KARIBU 75 WPklorotalonil 75 %. Fungisida protektif berbentuk tepung yang dapat merah penyakit bercak daun Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 2 g/lCabai penyakit antraknosa Colletotrichum capsici Penyemprotan volume tinggi 2 g/lKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/l5. TRIVIA 73 WPfluopikolid 6 %, propineb 67 %. Fungisida kontak yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat penyakit bercak daun Cercospora dendrobii, penyakit busuk hitam Phytophthora nicotianae Penyemprotan volume tinggi 2 kg/haApel penyakit embun tepung Podosphaera leucontricha, penyakit bercak daun Marssonina coronaria Penyemprotan volume tinggi 3 kg/haBawang daun penyakit barcak ungu Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 1 - 1,5 kg/haBawang merah penyakit bercak ungu Alternaria porri, penyakit busuk daun peronospora destructor Penyemprotan volume tinggi 1,5 - 2,25 kg/haCabai penyakit antraknosa Colletotrichum capsici, penyakit busuk buah Phytohthora capsici Penyemprotan volume tinggi 1,5 - 2,25 kg/haDurian penyakit kanker batang Phytophthora palmivora Penyemprotan volume tinggi 2 kg/haJagung penyakit bulai Peronosclerospora maydis, penyakit hawar daun Helminthosporium turcicum Penyemprotan volume tinggi 2 kg/haJagung penyakit bulai Peronosclerospora maydis Perlakuan benih 15 - 20 g/kg benihJagung penyakit bulai Peronosclerospora maydis penyakit hawar daun Helminthosporium turcicum Penyemprotan volume tinggi 2 kg/haKacang panjang penyakit antraknosa Colletotrichum lindemutianumvignae penyakit bercak daun Cercospora vignae Penyemprotan volume tinggi 2 kg/haKakao penyakit busuk buah Phytophthora palmivora Penyemprotan volume tinggi 2 kg/haKedelai penyakit karat daun Phakospora pachyrhizi Penyemprotan volume tinggi 1,5 kg/haKentang penyakit busuk daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 750 g/haKrisan penyakit karat Puccinia shrysanthemi Penyemprotan volume tinggi 4 g/lKubis penyakit bercak daun Alternaria brassicae Penyemprotan volume tinggi 2 kg/haMelon penyakit antraknosa Colletotrichum lagenarium Penyemprotan volume tinggi 1 - 1,5 kg/haMentimun penyakit embun bulu Pseudoperonospora cubensislagenarium penyakit antraknosa Colletotrichum lagenarium Penyemprotan volume tinggi 1 - 1,5 kg/haPadi penyakit bercak coklat Cercospora janseana, penyakit blas Pyricularia oryzae, penyakit hawar pelepah Rhizoctonia solani, penyakit hawar daun Xanthomonas oryzae, penyakit bercak bulir gabah Cercospora janseana Penyemprotan volume tinggi 1 - 1,5 kg/haSemangka penyakit antraknosa Colletotrichum lagenarium Penyemprotan volume tinggi 1 - 1,5 kg/haSemangka penyakit embun bulu Pseudoperonospora cubensis Penyemprotan volume tinggi 1,5 - 2 kg/haTembakau penyakit lanas Phytophthora nicotianae Penyemprotan volume tinggi 3 kg/haTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1,5 - 2,25 kg/ha6. TARGET 500 SCfenamidon 504,1 g/l. Fungisida translaminar, yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk pekatan penyakit bulai Peronosclerospora maydis Perlakuan benih 4 - 6 ml/kg benihKentang penyakit busuk daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1 - 2 ml/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1,5 - 2 ml/l7. SYSCON 64/8 WPmankozeb 64 %, metalaksil 8 %. Fungisida sistemik berbentuk tepung yang dapat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 - 3 g/l8. DAMAZEB 80 WPmankozeb 80 %. Fungisida yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/lTomat penyakit busuk daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 kg/ha9. DARGO 76 WPpropineb 70 %, simoksanil 6 %. Fungisida kontak yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat merah penyakit bercak ungu Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 1 g/lKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1 g/l10. CYCOZEB 8/64 WPmankozeb mancozeb 64 %, simoksanil cymoxanil 8 %. Fungisida protektif dan sistemik berbentuk tepung yang dapat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 - 3 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 3 g/l11. CUSTODIA 320 SCazoksistrobin azoxystrobin 120 g/l, tebukonazol tebuconazole 200 g/l. Fungisida sistemik yang bersifat preventif dan kuratif berbentuk pekatan penyakit bercak daun Marssonina coronaria Penyemprotan volume tinggi 200 ml/haBawang merah penyakit bercak ungu Alternaria porri, penyakit busuk daun Peronospora destructor Penyemprotan volume tinggi 400 ml/haCabai penyakit busuk buah Colletotrichum gloeosporioides Penyemprotan volume tinggi 200 - 400 ml/haJagung penyakit busuk pelepah Rhizoctonia solani Penyemprotan volume tinggi 200 ml/haJeruk penyakit embun tepung Oidium sp. Penyemprotan volume tinggi 800 ml/haKentang penyakit bercak kering Alternaria solani Penyemprotan volume tinggi 0,4 ml/lKopi penyakit karat daun Hemileia vastatrix Penyemprotan volume tinggi 600 ml/haMangga penyakit antraknosa Colletrotricum gloeosporioides Penyemprotan volume tinggi 0,6 - 0,8 ml/lPadi penyakit hawar upih daun Rhizoctonia solani Penyemprotan volume tinggi 1 ml/lTomat penyakit bercak daun kering Alternaria solani Penyemprotan volume tinggi 600 ml/haTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 400 ml/ha11. CONSENTO 450 SCfenamidon 75 g/l, propamokarb hidroklorida 375 g/l. Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk pekatan merah penyakit embun bulu Peronospora destructor Penyemprotan volume tinggi 1 l/haCabai merah penyakit busuk buah Phytophthora capsici Penyemprotan volume tinggi 1,5 - 2 l/haJagung penyakit bulai Peronosclerospora maydis Perlakuan benih 20 ml/kgKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1,5 - 2 l/haMelon embun bulu Pseudoperonospora cubensis Penyemprotan volume tinggi 1500 - 2000 ml/haSemangka embun bulu Pseudoperonospora cubensis Penyemprotan volume tinggi 1500 - 2000 ml/haTembakau penyakit lanas Phytophthora nicotianae Penyemprotan volume tinggi 2 l/haTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1 - 1,5 l/ha12. CHLORONEX 75 WP klorotalonil 75 %. Fungisida protektif berbentuk tepung yang dapat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 3 g/l13. UZZETE 8/64 WPmankozeb mancozeb 64 %, simoksanil cymoxanil 8 %. Fungisida yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat disuspensikanTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/l14. AMFONIL 75 WPklorotalonil 75 %. fungisida yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/l15. BRANTACOL 70 WPpropineb 70 %. Fungisida kontak yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat merah penyakit bercak ungu Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 2 g/lCabai Penyakit bercak daun Cercospora capsici, penyakit antraknosa Colletotrichum capsici Penyemprotan volume tinggi 2 g/lKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 - 2,5 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/l16. BELLOVA 560 SC azoksistrobin azoxystrobin 60 g/l, klorotalonil chlorothalonil 500 g/l. Fungisida sistemik yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk pekatan suspensiKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 ml/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 ml/l17. ARSECA 8/64 WPklorotalonil 64 %, simoksanil 8 %. Fungisida protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat penyakit busuk daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/l18. ANTILA 80 WP mankozeb 80 %. Fungisida yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat merah penyakit becak ungu Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 2 - 4 g/lCabai penyakit antraknosa Colletotrichum capsici, Gloeosporium gloeosporioides Penyemprotan volume tinggi 2 kg/haKakao penyakit busuk buah Phytophthora palmivora Penyemprotan volume tinggi 2 - 3 g/lKentang penyakit busuk daun Phythopthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 - 4 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1 - 2 g/ha19. PROCURE 20 WP simoksanil 20 %. Fungisida protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat merah penyakit busuk daun Peronospora destructor Penyemprotan volume tinggi 1 g/lCabai penyakit busuk buah Phytophthora capsici Penyemprotan volume tinggi 1 g/lJagung penyakit hawar daun Helminthosporium turcicum, penyakit bulai Peronosclerospora maydis Penyemprotan volume tinggi 4 g/lKacang panjang penyakit bercak daun Cercospora vignae Penyemprotan volume tinggi 1 g/lKakao penyakit busuk buah Phytophthora palmivora Penyemprotan volume tinggi 1 g/lKedelai penyakit karat Phakospora pachyrhizi Penyemprotan volume tinggi 2 g/lMangga penyakit bercak daun Stigmina mangiferae indica Penyemprotan volume tinggi 1,5 g/lMelon penyakit embun bulu Pseudoperonospora cubensis Penyemprotan volume tinggi 1 g/lPadi penyakit hawar daun Rhizoctonia solani Penyemprotan volume tinggi 2 g/lSemangka penyakit embun bulu Pseudoperonospora cubensis Penyemprotan volume tinggi 1 g/lTembakau penyakit embun tepung Oidium tabaci Penyemprotan volume tinggi 2 g/lTembakau penyakit rebah semai Pythium aphanidermatum penyakit lanas Phytophthora nicotianae Penyemprotan volume tinggi 2 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1 g/l20. PHYTOKLOR 82,5 WGklorotalonil chlorothalonil 82,5 %. Fungisida sistemik berbentuk butiran yang dapat didispersikan dalam merah penyakit bercak ungu Alternaria porri penyemprotan volume tinggi 1 g/lKelapa sawit penyakit bercak daun coklat Culvularia maculans Penyemprotan volume tinggi 1,5 g/lKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1,5 g/lMangga penyakit antraknosa Colletotrichum gloeosporioides Penyemprotan volume tinggi 1,5 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 1,5 g/l21. ORION 50 WPsimoksanil 50 %. Fungisida yang bersifat protektif dan kuratif berbentuk tepung yang dapat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/l22. MANTRAKOL 70 WPpropineb propineb 70 %. Fungisida kontak berbentuk tepung yang dapat penyakit tepung/embun bulu Plasmopara viticola Penyemprotan volume tinggi 2 g/lBawang merah penyakit bercak ungu Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 2 g/lCabai penyakit bercak daun Cercospora capsici, penyakit antraknosa Colletotrichum capsici penyemprotan volume tinggi 2 g/lJagung penyakit hawar daun Helminthosporium turcicum Penyemprotan volume tinggi 2 g/lJeruk penyakit embun tepung Oidium tingitaninum Penyemprotan volume tinggi 2 g/lKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/lKubis penyakit bercak daun Alternaria brassicae Penyemprotan volume tinggi 2 g/lPadi penyakit hawar pelepah Rhizoctonia solani, penyakit bercak coklat sempit Cercospora janseana Penyemprotan volume tinggi 2 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/l PT Excel Meg Indo info23. METAZEB 80 WPmankozeb mancozeb 80 %. Fungisida yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat penyakit embun tepung Podosphaerela leucontricha Penyemprotan volume tinggi 0,5 - 1 g/lBawang merah penyakit bercak daun Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 2 - 3 g/lCabai penyakit antraknosa Colletotrichum gloeosporioides, Colletotrichum capsici Penyemprotan volume tinggi 2 - 4 kg/haKaret penyakit embun tepung Oidium heveae Penyemprotan volume tinggi 3 g/lKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 - 4 g/lTomat penyakit busuk daun Phythopthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 - 4 g/l24. LONGER 75 WPklorotalonil chlorothalonil 75 %. Fungisida yang bersifat protektif berbentuk tepung yang dapat merah penyakit embun bulu Peronospora destructor, penyakit bercak ungu Alternaria porri Penyemprotan volume tinggi 2 g/lKentang penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/lSemangka penyakit embun bulu Pseudoperenospora cubensis, antraknosa Colletotrichum cubensis Penyemprotan volume tinggi 2 g/lTomat penyakit hawar daun Phytophthora infestans Penyemprotan volume tinggi 2 g/l
Fungisida Yang Bagus Saat Musim Hujan Memudahkan Budidaya Tanaman. 081252271859 WA/SMS Pertanian Indonesia. Pertanian Indonesia adalah toko tani online pertanian terpercaya yang menyediakan berbagai macam sarana prasarana pertanian terlengkap dengan harga yang bagus saat musim hujan sangat dibutuhkan untuk mengatasi penyakit akibat serangan jamur pada tanaman. Pertanian Indonesia jual produk fungisida yang bagus saat musim hujan untuk membantu petani. Beli segera produk fungisida yang bagus saat musim hujan harga murah hanya di Pertanian Penyakit Tanaman Pada Musim HujanMusim hujan menjadi salah satu dari 2 musim di Indonesia. Banyak orang menganggap pada waktu tersebut membawa banyak berkah untuk berbagai makhluk hidup di bumi. Namun, di sisi lain juga membawa ancaman untuk petani yang melakukan budidaya musim hujan identik dengan stigma kendala dalam melakukan budidaya tanaman. Salah satu ancaman nyata pada waktu tersebut adalah adanya penyakit tanaman akibat infeksi cendawan / penyakit – penyakit tersebut telah menyerang, hal tersebut harus segera diatasi oleh petani. Jika tidak segera diatasi, maka kerusakan pada tanaman dalam skala kecil hingga besar bisa terjadi dan menyebabkan petani menjadi Juga Sprayer Tanaman Alat Pertanian Penting Dalam Bercocok TanamAda beberapa macam penyakit yang sangat rawan menyerang pada musim hujan akibat serangan jamur. Beberapa contoh penyakit pada tanaman akibat infeksi cendawan yaitu AntraknosaSampai saat ini, penyakit antraknosa masih menjadi salah satu ancaman utama untuk petani karena cukup sulit untuk dikendalikan. Bahkan kerugian akibat penyakit antraknosa bisa mencapai 100 antraknosa disebabkan oleh infeksi cendawan Colletotrichum capsici. Cendawan ini mampu berkembang dengan pesat pada suhu di bawah 32° C dengan tingkat kelembaban diatas 90 serangan penyakit antraknosa yaitu pada buah muncul tanda bercak melingkar cekung dengan warna coklat pada bagian pusatnya dengan bagian sekeliling lingkarannya berwarna coklat muda. Gejala tersebut lalu berkembang dan meluas sehingga menyebabkan buah menjadi kering, membusuk, lalu rontok / jatuh. Cacar Daun TehPenyakit cacar daun the disebabkan oleh infeksi cendawan E. vexans. Akibat penyakit ini, hasil produksi bisa menurun hingga mencapai 50 persen. Tentu hal tersebut menjadi salah satu kerugian cukup besar untuk cacar daun teh bisa tersebar melalui spora dimana terbawa oleh manusia, serangga, atau angin. Tingkat kelembaban tinggi, ketinggian lokasi tanam, sifat tanaman, serta angin merupakan beberapa faktor pendukung berkembangnya cacar daun awal serangan penyakit cacar daun teh yaitu muncul bintik – bintik berukuran kecil tembus cahaya, lalu bercak melebar dengan bagian pusat tak berwarna dibatasi semacam cincin berwarna hijau menonjol ke arah bawah. Bagian pusat bercak menjadi berwarna coklat tua dan akhirnya akan mati, sehingga menimbulkan lubang. Busuk Batang TomatBusuk batang tomat disebabkan oleh serangan cendawan Didymella lycopersici. Patogen ini bisa bertahan hidup pada sisa sisa tanaman terinfeksi dan di tanah. Cendawan Didymella lycopersici bisa secara mudah menembus luka pada cendawan Didymella lycopersici bisa menular ke tanaman lain melalui media air hujan dan angin. Selain itu, penularannya juga bisa melalui benih yang sebelumnya telah serangan penyakit busuk tomat diantaranya yaitu buah berubah warna menjadi hitam, muncul bercak hitam berukuran kecil pada jaringan tanaman, pada bagian bawah batang muncul potongan bintik – bintik berbentuk cekung berwarna gelap, dll. Embun Bulu / Busuk DaunPenyakit embun bulu / busuk daun disebabkan oleh serangan cendawan Pseudoperonospora cubensis. Embun bulu mampu menyebar secara cepat pada saat curah hujan tinggi dengan cuaca itu, penyakit embun bulu juga didukung oleh beberapa faktor lain seperti aliran irigasi, percikan air hujan, angin, peralatan pertanian, Pseudoperonospora cubensis mampu beradaptasi dengan baik dengan tumbuhan inangnya, sehingga bisa dipastikan setiap tumbuhan utama bisa menampung spesies cendawan serangan penyakit embun bulu contohnya yaitu muncul semacam bintik pada bagian atas daun dengan warna bermacam – macam kuning, ungu, coklat, biru pucat, dll tergantung dengan jenis tanaman yang diserang, lalu bintik tersebut terlihat memanjang pada bagian tulang daun dipenuhi bintik – bintik itu, gejala lainnya yang bisa terlihat yaitu daun menjadi nekrotik dan menggulung ke arah atas, dan pada serangan parah daun terjadi perubahan warna menjadi coklat / kuning tua lalu gugur dan tanaman akhirnya Juga Pupuk Untuk Padi Bunting Untuk Petani Kualitas TerbaikFungisida Yang Bagus Saat Musim Hujan Rekomendasi Pertanian IndonesiaDari berbagai ancaman penyakit yang beberapa telah disebutkan diatas, tentu petani membutuhkan solusi jitu untuk bisa mengatasinya. Salah satu solusi jitu tersebut diantaranya adalah dengan menggunakan fungisida berkualitas bagus saat musim pasaran Indonesia sendiri, sudah banyak beredar produk – produk fungisida berkualitas bagus saat musim hujan. Pertanian Indonesia punya beberapa rekomendasi produk fungisida yang bagus untuk Anda produk fungisida yang bagus saat musim hujan diantaranya yaitu Demorf 60 WPDemorf 60 WP merupakan produk obat jamur berkualitas unggul produksi dari PT Multi Sarana Indotani dengan distributor PT Tanindo Intertraco dan bermerek dagang Cap Kapal Terbang. Fungisida Demorf memiliki kualitas bagus dan cocok diaplikasikan saat musim hujan pada tanaman yang terserang penyakit akibat jamur / Demorf berbahan aktif berupa dimetomorf 60 % dan memiliki bentuk formulasi berupa butiran tepung berwarna abu – abu yang bisa disuspensikan bersama air. Demorf 60 WP fungisida yang bagus saat musim hujan sudah terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian RI melalui nomor pendaftaran RI. Cap Kapal Terbang tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 5 gram dan 25 gram. Tertarik dengan Demorf 60 WP ?? Anda bisa mendapatkannya secara mudah dengan cara klik disini. Taft 75 WPTaft 75 WP merupakan produk obat jamur berkualitas unggul produksi dari CV Saprotan Utama. Fungisida Taft memiliki kualitas bagus dan cocok diaplikasikan saat musim hujan pada tanaman yang terserang penyakit akibat jamur / Taft berbahan aktif berupa mankozeb 63 % dan karbendazim 12 %, serta memiliki bentuk formulasi berupa tepung yang bisa disuspensikan bersama air. Taft 75 WP fungisida yang bagus saat musim hujan sudah terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian RI melalui nomor pendaftaran RI. Saprotan Utama tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 400 gram. Tertarik dengan Taft 75 WP ?? Anda bisa mendapatkannya secara mudah dengan cara klik disini. Bion M 1 / 48 WPBion M merupakan produk obat jamur berkualitas unggul produksi dari PT Syngenta Indonesia. Fungisida Bion M memiliki kualitas bagus dan cocok diaplikasikan saat musim hujan pada tanaman yang terserang penyakit akibat jamur / Bion M berbahan aktif berupa mankozeb 48 % dan asibensolar-s-metil 1 %, serta memiliki bentuk formulasi berupa tepung berwarna coklat kekuningan yang bisa disuspensikan bersama air. Bion M Syngenta fungisida yang bagus saat musim hujan sudah terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian RI melalui nomor pendaftaran RI. Bion M tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 500 gram. Tertarik dengan Bion M 1 / 48 WP ?? Anda bisa mendapatkannya secara mudah dengan cara klik Juga Fungisida Nativo Obat Jamur Berkualitas Terbaik Untuk Petani Trivia 73 WPTrivia 73 WP merupakan produk obat jamur berkualitas unggul produksi dari PT Bayer Indonesia. Fungisida Trivia memiliki kualitas bagus dan cocok diaplikasikan saat musim hujan pada tanaman yang terserang penyakit akibat jamur / Trivia berbahan aktif berupa propineb 66,7 % dan fluopikolid 6 %, serta memiliki bentuk formulasi berupa tepung berwarna abu – abu kecoklatan yang bisa disuspensikan bersama Bayer fungisida yang bagus saat musim hujan sudah terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian RI melalui nomor pendaftaran RI. Bayer Trivia tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 200 gram. Tertarik dengan Trivia 73 WP ?? Anda bisa mendapatkannya secara mudah dengan cara klik disini. Amistar Top 325 SCAmistar Top 325 SC merupakan produk obat jamur berkualitas unggul produksi dari PT Syngenta Indonesia. Fungisida AmistarTop memiliki kualitas bagus dan cocok diaplikasikan saat musim hujan pada tanaman yang terserang penyakit akibat jamur / Amistar Top berbahan aktif berupa azoksistrobin 200 g/l dan difenokonazol 125 g/l, serta memiliki bentuk formulasi berupa pekatan cair berwarna kuning muda yang bisa larut secara mudah bersama Top Syngenta fungisida yang bagus saat musim hujan sudah terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian RI melalui nomor pendaftaran RI. AmistarTop 325 SC tersedia dalam kemasan botol isi bersih 250 ml, 100 ml, dan 50 ml. Tertarik dengan Amistar Top 325 SC ?? Anda bisa mendapatkannya secara mudah dengan cara klik disini. Victory Mix 8 / 64 WPVictory Mix 8 / 64 WP merupakan produk obat jamur berkualitas unggul produksi dari PT Multi Sarana Indotani dengan distributor tunggal PT Tanindo Intertraco dan bermerek dagang Cap Kapal Terbang. Fungisida Victory Mix memiliki kualitas bagus dan cocok diaplikasikan saat musim hujan pada tanaman yang terserang penyakit akibat jamur / Victory Mix berbahan aktif berupa mankozeb 64 % dan simoksanil 8 %, serta memiliki bentuk formulasi berupa tepung yang bisa larut secara mudah bersama air. Victory Mix Cap Kapal Terbang fungisida yang bagus saat musim hujan sudah terdaftar secara resmi di Kementerian Pertanian RI melalui nomor pendaftaran RI. Mix 8 / 64 WP tersedia dalam kemasan sachet isi bersih 100 gram dan 400 gram. Tertarik dengan Victory Mix 8 / 64 WP ?? Anda bisa mendapatkannya secara mudah dengan cara klik disini. Score 250 ECScore 250 EC merupakan produk obat jamur berkualitas unggul produksi dari PT Syngenta Indonesia. Fungisida Score memiliki kualitas bagus dan cocok diaplikasikan saat musim hujan pada tanaman yang terserang penyakit akibat jamur / Score berbahan aktif berupa difenokonazol 250 g/l, memiliki bentuk formulasi berupa pekatan cair berwarna coklat muda sampai coklat tua serta bisa diemulsikan bersama Syngenta 250 EC fungisida yang bagus saat musim hujan sudah terdaftar secara resmi di Kementan RI melalui nomor pendaftaran RI. Score tersedia dalam kemasan botol isi bersih 250 ml. Tertarik dengan Score 250 EC ?? Anda bisa mendapatkannya secara mudah dengan cara klik Dalam Memilih Fungisida Yang Bagus Saat Musim HujanAda beberapa catatan penting dalam memilih fungisida yang bagus saat musim hujan. Beberapa contoh hal penting tersebut diantaranya yaitu Pastikan Anda memilih produk fungisida bagus saat musim hujan kualitas terbaik Perhatikan bahan aktif pada produk fungisida yang bagus saat musim hujan dan sesuaikan untuk kebutuhan Anda Aplikasikan fungisida yang bagus saat musim hujan sesuai dosis pada kemasan agar memberikan hasil maksimal Gunakan perekat pestisida agar lebih menghemat penggunaan fungisida yang bagus saat musim hujan dan tidak mudah larut bersama air hujan. Contoh produk perekat pestisida antara lain perekat Apsa 800 WSC, Besmor 600 SL, Tembus, Xylate, Agristick 400 L, Stickpol, dll. Fungisida yang bagus saat musim hujan di Pertanian Indonesia kualitas original dari produsen Harga fungisida yang bagus saat musim hujan di Pertanian Indonesia dijamin murah Toko online Pertanian Indonesia jual dan menyediakan berbagai fungisida bagus saat musim hujan kualitas unggul Pertanian Indonesia siap kirim pesanan fungisida yang bagus saat musim hujan ke konsumen dengan bekerja sama bersama mitra jasa pengiriman terpercaya ke seluruh daerah di IndonesiaBaca Juga Benih Tomat Hibrida Dan Cara BudidayanyaDemikian artikel berjudul Fungisida Yang Bagus Saat Musim Hujan Memudahkan Budidaya Tanaman ini saya tulis serta sampaikan kepada Anda semua. Semoga artikel ini bisa memberikan tambahan informasi serta wawasan yang bermanfaat untuk masih terdapat hal – hal kurang jelas mengenai artikel ini, hubungi Pertanian Indonesia secara langsung melalui layanan chat di laman web kami atau bisa juga melalui no. telepon 081252271859 Khusus Layanan WA/SMS. Salam sukses dan sampai berjumpa lagi pada artikel artikel lainnya.
Selain bakteri, jamur memang menjadi ancaman yang bisa mempengaruhi kualitas tanaman hasil panen. Dalam kondisi seperti ini jenis pestisida yang dapat digunakan oleh para petani adalah fungisida. Fungisida sendiri merupakan jenis pestisida yang secara khusus dibuat dan digunakan untuk mengendalikan membunuh, menghambat atau mencegah jamur atau cendawan patogen penyebab penyakit. Bentuk fungisida ini bermacam-macam. Ada yang berbentuk tepung, cair, gas, dan butiran. Sejauh ini, fungisida yang berbentuk tepung dan cair paling banyak digunakan oleh para petani. Fungisida dalam bidang pertanian digunakan untuk mengendalikan cendawan pada benih, bibit, batang, akar, daun, bunga dan buah. Aplikasinya dilakukan dengan penyemprotan langsung ke tanaman, injeksi batang, pengocoran pada akar, perendaman benih dan pengasapan fumigan. Tanaman Rentan Terkena Jamur di Musim Hujan Musim hujan identik dengan cuaca yang lebih dingin dan lembab. Selain itu, banyak tanaman yang akan diuntungkan dengan melimpahnya air hujan tersebut. Meski demikian, kewaspadaan tetap diperlukan. Salah satunya adalah terhadap serangan hama atau penyakit tanaman saat hujan berlebih. Mayoritas hama penyakit akan menyerang ke tanaman sayuran. Hal itu disebabkan karena air hujan bersifat asam yang merusak lapisan lilin pada daun. Akibatnya, nutrisi daun akan hilang sehingga tanaman tidak tahan terhadap dingin, jamur, dan serangga. Dilansir dari Gardening Know How, Selasa 14/12/2021, cuaca yang terlalu basah bisa menyebabkan penyakit pada tanaman melalui bakteri dan jamur patogen yang dipupuk oleh kelembapan jangka panjang pada daun serta sistem akar. Hujan yang berlebihan atau terus-menerus bisa menyebabkan tanaman mengalami penyakit kerdil, bintik-bintik pada dedaunan, pembusukan pada daun, batang, atau buah, tanaman layu. Bahkan, pada kasus yang parah bisa mengakibatkan kematian seluruh tanaman. Ada sejumlah penyakit yang dapat menyerang tanaman saat musim hujan tiba. Penyakit-penyakit tersebut menyerang tanaman dengan cara yang berbeda. Antraknosa Jamur antraknosa menyebar pada pohon yang tengah berganti daun dan selalu hijau selama musim hujan berlebih. Biasanya, jamur ini mulai muncul pada cabang tanaman yang lebih rendah, lalu secara bertahap menyebar ke atas pohon. Disebut juga hawar daun, antraknosa muncul sebagai lesi gelap pada daun, batang, bunga, dan buah dengan daun gugur prematur. Untuk memerangi jamur ini, buang sisa-sisa pohon selama musim tanam. Pangkas daun untuk meningkatkan aliran udara dan membuang bagian tanaman yang terinfeksi. Semprotan fungisida dapat bekerja, tetapi tidak praktis pada pohon besar Embun tepung Embun tepung atau jamur tepung adalah penyakit umum lainnya yang disebabkan oleh hujan berlebih. Jamur ini terlihat seperti pertumbuhan tepung putih pada permukaan daun dan menginfeksi dedaunan baru dan tua. Tanda dari penyakit ini umumnya daun tanaman rontok sebelum waktunya. Angin membawa spora embun tepung dan dapat berkecambah tanpa kelembapan. Untuk membasmi jamur ini, dapat menggunakan sinar matahari, mengaplikasikan minyak mimba, belerang, bikarbonat, dan fungisida organik dengan Bacillus subtilis atau fungisida sintetis. Jamur kudis Jamur kudis menyebabkan daun menggulung dan menghitam serta muncul bintik hitam pada daun semak mawar saat musim hujan. Hawar api Hawar api adalah penyakit bakteri yang menyerang pohon buah-buahan seperti pir dan apel. Serangan hawar ditandai dengan perubahan penampilan tumbuhan secara cepat, diawali dengan layu pada sebagian besar jaringan, terutama daun, kemudian diikuti klorosis yang cepat hanya beberapa hari, menjadi coklat, lalu kematian jaringan di bagian permukaan. Gejala awal dapat berupa suatu lesi/bercak melingkar di daun yang semakin lama semakin membesar. Klorosis besi Klorosis besi adalah penyakit lingkungan yang mencegah akar tanaman mengambil cukup besi. Lubang tembak, keriting daun persik, virus kejut, dan busuk coklat merupakan tanda tanaman telah terinfeksi penyakit ini. Cara Berkebun Saat Musim Hujan dan Mencegah Penyakit Pencegahan adalah kunci untuk menghindarkan penyakit pada tanaman selama musim hujan. Membuang dan membakar daun atau buah yang sakit adalah cara utama mengelola atau mencegah penyakit pada tanaman. Buang bagian yang sakit tidak hanya dari pohon atau tanaman, tetapi juga dari tanah di sekitarnya. Kedua, pilih kultivar yang tahan terhadap penyakit dan letakkan di dataran tinggi untuk mencegah busuk akar. Tanam hanya kultivar yang tumbuh subur di lingkungan basah dan hindari yang berasal dari daerah yang lebih kering. Penyakit menyebar dengan mudah dari tanaman ke tanaman saat daun basah. Jadi hindari pemangkasan atau panen sampai dedaunan mengering. Pangkas tanaman untuk meningkatkan aerasi serta waktu kering setelah hujan lebat atau pagi yang berembun. Setelah itu, perbaiki drainase tanah jika kurang dan tanam pada bedengan atau gundukan tanah yang ditinggikan. Buang bagian tanaman yang terinfeksi segera setelah melihatnya. Ingatlah untuk membersihkan alat pangkas sebelum pindah ke tanaman lain sehingga tidak menyebarkan penyakit. Kemudian, buang atau bakar daun atau bagian tanaman lainnya yang terinfeksi. Terakhir, fungisida dapat diterapkan baik sebelum atau awal perkembangan penyakit. Penulis Tyo
fungisida untuk tomat di musim hujan