dzikir imam ghazali setiap hari

MenjalaPahala dengan Dzikir & Doa Imam Al Ghazali di Tokopedia ∙ Promo Pengguna Baru ∙ Cicilan 0% ∙ Kurir Instan. KemudianImam Ghazali menjelaskan keutamaan zikir, " Sebenarnya ia tidak benar-benar lenyap, yang juga melenyapkan amalan zikir. Ia hanya lenyap dari dunia dan alam syahadah, bukan dari alam malakut." 11. Dijauhkan dari Jin dan Setan. Manfaat zikir kepada Allah SWT yang tak kalah penting adalah dijauhkan dari godaan jin dan setan. 42 10 Dzikir Anjuran Imam Ghazali dibaca 100/70/10 kali. ulang-ulangilah setiap satu dari kalimat² ini bisa 100, 70 ataupun 10 kali, 10 ini yg paling sedikit agar jumlahnya menjadi 100. Hari Guru. 10 Jun - 20 Jun. Darul Amin. Medan. Baitul Malik. Depok. Baitul Amin 6. Bekasi. Akhlaqul Amin. Lombok. Mujibul Amin. Samarinda. Idul Adha. BincangSyariahCom – Imam al-Ghazali dalam karyanya Ihya’ ‘Ulumuddin, membuat satu bab di dalamnya berisi doa-doa yang biasa dibaca para Nabi dan para Ulama setiap pagi, sore, atau setiap waktu shalat.Salah satunya adalah doa yang dibaca oleh Ali bin Abi Thalib setiap pagi dan sore. Dalam penjelasan al-Ghazali, doa ini memiliki keutamaan dimana siapa hariAhad membaca dzikir berikut sebanyak seribu kali; يَاحَيُّ يَا قَيُّوْمُ Yaa hayyu yaa qoyyuum. ===== wirid imam ghazali setiap hari,wirid imam ghazali harian,10 wirid imam ghazali,wirid imam al ghazali 1000x,wirid al fatihah 100x imam ghazali,wirid harian imam al ghazali,wirid harian rasulullah,wirid harian imam mở mang tầm mắt tiếng anh là gì. Jakarta - Ada beberapa kalimat yang dicintai Allah SWT. Kalimat seperti Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah dan Allahu Akbar merupakan bacaan zikir yang paling dicintai Allah SAW bersabda Dari Samuroh bin Jundub, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda, "Ada empat ucapan yang paling disukai oleh Allah Subhanallah, Alhamdulillah, Laa ilaaha illallah, dan Allahu Akbar. Tidak berdosa bagimu dengan mana saja kamu memulai" HR. Muslim no. 2137.Mengutip buku Manusia yang Dicintai & Dibenci Allah Kunci-Kunci Menjadi Kekasih Allah oleh Adnan Tharsyah, kalimat pujian kepada Allah SWT bisa dibaca sebagai zikir setelah sholat fardhu ataupun dibaca setiap saat ketika beraktivitas. 1. Subhanallah wa bi hamdihBacaan kalimat subhanallah wa bi hamdih memiliki arti menyucikan Allah SWT dengan hal yang tidak layak dengan-Nya. Kalimat ini bisa menjadi bacaan SAW bersabda, "Sesungguhnya kalimat yang paling dicintai oleh Allah adalah subhanallah wa bi hamdih,"Dari Abu Umamah, ia berkata bahwa Rasulullah SAW bersabda "Barangsiapa yang tidak mampu untuk beribadah pada malam hari, atau tidak sanggup membelanjakan hartanya karena bakhil pelit, atau tidak sanggup berjihad karena penakut maka hendaknya ia memperbanyak membaca subhanallah wa bihamdihi sebanyak-banyaknya karena kalimat ini dicintai Allah SWT lebih daripada membelanjakan emas sebanyak gunung di jalan Allah Azza Wa Jalla." HR. Faryabi, Thabrani2. AlhamdulillahAlhamdulillah merupakan ungkapan rasa syukur terhadap segala nikmat yang diberikan Allah SWT. Kalimat ini juga bisa dijadikan ungkapan terima kasih atas rezeki, anugerah dan segala nikmat yang telah diberikan Allah buku Bagaimana Agar Anda Dicintai Allah? oleh Muhammad Akram Abdurrahim Al-Hashini menjelaskan sederet keutamaan membaca Alhamdulillah. Dengan membaca Alhamdulillah, maka seseorang akan mendapatkan pahala dan dihapuskan bagi orang yang membaca kalimat tayyibah salah satunya Alhamdulillah adalah sebesar Gunung sabda Rasulullah SAW, "Tidaklah setiap di antara kalian yang mengerjakan amal setiap harinya sebanyak Gunung Uhud?" Para sahabat bertanya, "Siapa yang sanggup melakukannya Ya Nabi?" "Siapakah yang mampu di antarakalian yang sanggup?" Para sahabat bertanya, "Apakah itu Ya Nabi?" Nabi bersabda, "Pahala membaca subhanallah lebih besar dari Gunung Uhud dan pahalamembaca walaa ilaa ha illahu lebih besar daripada Uhud dan pahala membaca wal hamdulillah, lebih besar daripada Uhud." HR. Thabrani3. Laa ilaaha illallahKalimat Laa ilaaha illallah juga merupakan satu kalimat yang dicintai Allah SWT. Kalimat ini bisa dibaca saat satu keutamaan membaca laa ila ha illallah adalah terhindar dari api neraka. Dalam hadis nabi disebutkan bahwa iblis berkata aku menghancurkan manusia dengan dosa dan manusia menghancurkan aku dengan kata laa ilaha Allahu AkbarKalimat Allahu Akbar juga dikenal sebagai kalimat takbir. Kalimat takbir adalah bentuk pengagungan atas kebesaran Allah SWT. Dengan mengucapkan Allahu Akbar, manusia menyadari bahwa Allah SWT adalah Dzat yang Maha Besar, sementara manusia hanya mahkluk yang sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Muslim menjelaskan, Rasulullah SAW berkata kepada seorang Arab Badui yang mendatanginya untuk bertanya "Ajari aku dzikir untuk aku baca!" Rasulullah SAW bersabda "Katakanlah Tidak ada Tuhan yang berhak disembah selain Allah Yang Maha Esa, tiada sekutu bagiNya. Allah Maha Besar. Segala puji bagi Allah yang banyak. Maha Suci Allah, Tuhan sekalian alam dan tiada kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Maha Mulia lagi Maha Bijaksana."Orang Badui itu berkata "Kalimat itu untuk Tuhanku, mana yang untukku ?" Rasul bersabda "Katakanlah Ya Allah! Ampunilah aku, belas kasihanilah aku, berilah petunjuk kepadaku dan berilah rezeki padaku". Simak Video "Jokowi Cerita soal Pertemuan 1,5 Jam dengan Zelensky" [GambasVideo 20detik] dvs/lus Jakarta, Muslim Obsession – Membahas Imam Al-Ghazali memang tak ada habisnya. Sebab ilmu dan karya-karyanya begitu luas, sehingga banyak orang ingin mempelajari makna dan kedalaman ilmu dari ulama besar yang dijuluki Hujjatul Islam tersebut. Sebagai ulama besar dan seorang tokoh tasawuf yang banyak sekali menguasai cabang ilmu, Imam Al-Ghazali tentu punya banyak amalan yang kerap ia lakuni sebagai bentuk ketaatan dan kepasrahan kepada Allah, sehingga dalam menjalankan laku hidupnya selalu medapat bimbingan, perlindungan dan keberkahan dari Allah. Dalam dalam satu kitab karya terbaiknya, yakni Bidayatul Hidayah, Imam Al-Ghazali menuliskan 10 bacaan dzikir yang ia baca sebagai wiridan untuk mendekatkan diri kepada Allah. وَلْيَكُنْ مِنْ تَسَابِيْحِكَ، وَأَذْكَارِكَ عَشْرُ كَلِمَاتٍ Artinya, “Hendaknya tasbih-tasbihmu dan zikir-zikirmu terdapat sepuluh kalimat,” yaitu 1. لَا إِلهَ إِلَّا الله، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، لَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِى وَيُمِيْتُ، وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْر، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ Lâ ilâha illallah, wahdahu lâ syarîka lah, lahul mulku, lahul hamdu, yuhyî wa yumîtu, wa huwa alâ kulli syay`in qadîr. Artinya, “Tiada tuhan selain Allah, Yang Maha Esa tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, Dia maha hidup tidak mati, kebaikan ada di kekuasaan-Nya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Baca juga Nasihat Imam Al-Ghazali Tentang Adab Bersedekah Agar Terhindar dari Riya 2. لا إله إلا الله الملك الحق المبين Lâ ilâha illallahul malikul haqqul mubîn. Artinya, “Tiada tuhan selain Allah yang maha menjadi raja, maha benar, maha menjelaskan.” 3. لَا إِلَهَ إِلَّا الله الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ، رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيْزُ الْغَفَّارُ Lâ ilâha illallahul wâhidul qahhâr, rabbus samawâti wal ardhi wa mâ bainahumal azîzul ghaffar. Artinya, “Tiada tuhan selain Allah yang esa dan maha perkasa, Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya yang maha perkasa lagi maha pengampun.” Baca juga Tiga Tingkatan Puasa Menurut Imam Ghazali 4. سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلهِ، وَلَا إِلهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ Subhânallah, wal hamdu lillah, wa lâ ilâha illallah, wallahu akbar, wa lâ haula wa lâ quwwata illa billahil aliyyil azhîm. Artinya, “Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Allah.” 5. سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ Subbûhun quddûsur rabbul malâikati war rûh. Artinya, “Maha suci, maha qudus, tuhan sekalian malaikat dan ruh Jibril.” 6. سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ Subhânallah wa bi hamdih, subhanallahil azhîm. Artinya, “Maha suci Allah dengan memuji-Nya, dan maha suci Allah yang maha agung.” Baca juga Shalat Khusyuk Menurut Imam Al-Ghazali 7. أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَا اللهُ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ، وَأَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ وَالْمَغْفِرَةَ Astaghfirullahal azhîm al-ladzi lâ ilâha illallah huwal hayyul qayyum, wa as’aluhut taubah wal maghfirah. Artinya, “Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung, yang tiada tuhan selain Allah, Dia yang maha hidup dan yang berdiri sendiri, aku memohon tobat dan ampunan.” 8. اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَادَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ Allahumma laa mani’a lima a’thoita wa laa mu’thiya lima mana’ta, wa laa rodda lima qodhoita wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal jaddu. Artinya, “Ya Allah, tidak ada yang bisa mecegah apa yang Engkau berikan, tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah, tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau tetapkan, dan tidak bermanfaat kekayaan/kemuliaan bagi orang yang memilikinya, hanya dari-Mu kekayaan/kemuliaan itu.” Baca juga Kelebihan Imam Ghazali Menurut Gus Mus 9. اَللَّهُمَّ صَلَّى عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ Allahumma shalli alâ Muhammadin, wa alâ âli Muhammadin wa shahbihi wa sallim. Artinya, “Ya Allah curahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad SAW dan kepada keluarga serta sahabatnya, juga curahkanlah keselamatan.” 10. بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ، وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ BismillahilLadzi laa yadhurru ma’asmihi syai`un fil ardhi wa lâ fis samâ`i wa huwas samI’ul alîm. Artinya, “Dengan menyebut nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada yang dapat mencelakai segala sesuatu di bumi dan langit, Dia-lah yang maha mendengar lagi maha mengetahui.” Wirid-wirid di atas mungkin sebagiannya mungkin sudah kerap terdengar atau dibaca. Jika memang tidak dapat mengamalkan semuanya, mungkin kita dapat mengamalkannya sebagian terlebih dahulu. Sebagaimana dalam kaidah fiqih, “Sesuatu yang tidak dapat dikerjakan semuanya, jangan ditinggalkan semuanya.” Dzikir itu bisa dibaca setelah shalat, ketika lagi bepergian, sebelum tidur, atau saat terdiam dan hatimu ingat Allah. Hanya saja jangan dibaca pada saat berada dalam kamar mandi. Jadikan dzikir itu sebagai saranan mendekatkan diri kepada Allah. Albar dzikir 08/09/2020 Adzkar Dzikir merupakan salah satu ibadah yang sangat simple tetapi bernilai pahala. Bisa dilakukan dalam kondisi dan tempat apapun, kecuali di tempat yang kotor seperti Toilet. Seringkali seorang muslim lupa bahwa berdzikir tidak harus sebelum atau sesudah shalat. Berdzikir bisa juga di waktu-waktu senggang seperti di saat terjebak macet, menunggu antrian, mengendarai kendaraan dan lain sebagainya. Dzikir dalam Bahasa Arab mempunyai arti mengingat, menyebut ataupun berdoa. Jadi Dzikrullah artinya mengingat, menyebut atau berdoa kepada Allah. Dzikir seyogyanya ibadah yang tidak mengeluarkan begitu banyak energi dan waktu. Maka dari itu seorang muslim selayaknya harus memperbanyak dzikir setiap harinya. Allah SWT memerintah Kaum Muslimin dalam surat al-Ahzab ayat 41 untuk banyak berdzikir, tanpa dibatasi jumlahnya. “Wahai orang-orang yang beriman banyak-banyaklah berdzikir kepada Allah. Rasulullah SAW pun membedakan orang yang mati dan orang yang hidup dengan berdzikir kepada Allah. Diriwayatkan dari Abu Musa, Rasulullah Saw bersabda “Perumpamaan orang yang berdzikir mengingat Allah dan yang tidak pernah berdzikir kepadaNya bagai orang yang hidup dan mati”. HR. Baihaqi. Tentu yang dimaksud orang mati dan hidup dalam hadist di atas adalah hatinya. Artinya jika seorang muslim sering berdzikir kepada Allah, maka ia tergolong memiliki hati atau batin yang hidup. Begitu juga sebaliknya. Secara sederhana, orang yang sering berdzikir kepada Allah itu bisa diperhatikan ketika ia terkena musibah atau cobaan. Jika ia sering berdzikir lalu terkena musibah, spontan ia pasti akan berucap astaghfirullah, subhanallah dan lain sebagainya. Namun jika seseorang yang jarang berdzikir atau malah tidak pernah, kemudian ia terkena musibah, pasti spontan ia akan berucap kata-kata yang kotor dalam bahasa jawa misuh dan cenderung menyalahkan keadaan. Berdzikir kepada Allah pun harus dengan dasar dan melalui tuntunan. Satu-satunya suri teladan terbaik adalah baginda Rasulullah SAW. Betapapun beliau nabi dan terjaga dari dosa, tetap beliau setiap hari melanggengkan dzikir kepada Allah. Tercatat dalam beberapa hadist, Rasulullah melanggengkan beberapa kalimar dzikir. Artinya, kalimat-kalimat dzikir yang sering dibaca Rasulullah merupakan kalimat dzikir terbaik. Berikut ini, 7 Kalimat Dzikir yang diamalkan Rasulullah berdasarkan rangkuman beberapa hadits dibawah ini Nabi Muhammad SAW bersabda “Barangsiapa yang membaca dzikir LAA ILAAHA ILLALLAH MUHAMMADUR RASULULLAH 100 kali setiap hari maka akan datang pada hari kiamat mukanya bagaikan bulan purnama.” Kitab Lubabul Hadits Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa yang membaca dzikir LAA ILAAHA ILLALLAH WAHDAHU LAA SYARIKALAH LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU WA HUWA ALAA KULLI SYAI’IN QADIIR 100 kali dalam sehari, maka baginya mendapatkan pahala membebaskan sepuluh orang hamba, ditetapkan baginya seratus kebaikan dan dijauhkan darinya seratus keburukan dan baginya ada perlindungan dari godaan syaitan pada hari itu hingga petang dan tidak ada orang yang lebih baik amalnya kecuali seseorang yang dapat lebih banyak mengamalkan dzikir ini”. HR. Bukhori dan Ibnu Majah Rasulullah SAW bersabda “Barangsiapa membaca dzikir LAA ILAAHA ILLALLAHUL MALIKUL HAQQUL MUBIIN 100 kali setelah sholat subuh atau sholat dhuhur maka akan jadi jaminan aman dari kemiskinan, akan menjadi kesenangan dalam kuburnya dan terbuka pintu-pintu surga baginya.” HR. Al Khatib, Abu Naimdan Ibn Abdul Bar, Didalam Kitab Irsyadul Ibad Ilasabilirrasyad Asy Syaikh Zainuddin Al Malibariy. Barangsiapa mengucapkan “Barangsiapa membaca SUBHAANALLAH WABIHAMDIHI 100 kali maka dosa-dosanya akan terampuni walaupun sebanyak buih di lautan.” Muslim At Tirmidzi Ahmad dan Ibnu Majah dan Imam Malik “Barangsiapa yang membaca sholawat untukku 100 kali, maka Allah bersholawat untuknya sepuluh kali, dan barang siapa bersholawat untukku sepuluh kali, maka Alloh bersholawat untuknya seratus kali dan barangsiapa bersholawat untukku seratus kali, maka Alloh menulis diantara kedua matanya kebebasan dari nifak, dan kebebasan dari neraka dan ditempatkan pada hari kiamat bersama orang-orang yang mati syahid.” HR. At Thabarani, di dalam Kitab Irsyadul Ibad Ilasabilirrosyad. Rosulullah SAW dalam suatu majelis berdoa “RABBIGHFIRLII WATUB ALAYYA INNAKA ANTAT TAWWABUR RAHIIM.” “Ya Rabbku ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkaulah Maha penerima taubat dan maha penyayang.” Beliau mengucapka doa itu sebanyak seratus kali.” HR. Ibnu Majah dan Abu Daud Rasulullah SAW bersabda, Ucapkanlah “SUBHAANALLAH WABIHAMDIHI, SUBHAANALLAHIL ADZHIIMI, ASTAGHFIRULLAH 100 kali, diantara terbitnya fajar sampai sholat shubuh, maka dunia datang dengan hina dan kecil dan Allah menciptakan dari setiap kata akan satu Malaikat yang mentasbihkan Allah Ta’ala sampai hari kiamat yang pahalanya untukmu.” Di dalam Kitab Ihya Ulumiddin Al Imam Abu Hamid Muhammad bin Muhammad Al Ghazali Demikian beberapa dzikir yang selalu berulang-ulang Nabi Muhammad SAW amalkan setiap hari. Setiap dzkir kepada Allah pasti berpahala. Namun berbeda-beda dalam jumlah kebaikan dan keutamannya. Tetapi perlu juga diingat bahwa jika kita mengamalkan 7 kalimat dzikir di atas, otomatis kita mengikuti sunnah Rasulullah SAW. Beliau bersabda ”Barangsiapa menghidupkan sunnahku maka sesungguhnya bukti dia mencintaiku, dan barangsiapa mencintaiku maka ia akan bersamaku di Surga.” HR. At Tirmidzi Check Also Bersemangatlah dalam Beribadah 2 Cara Menghindari Kemalasan Dalam tulisan sebelumnya, sudah dijelaskan betapa Allah SWT menganugerahkan kemurahan dan kemudahan kepada kita untuk … Bersemangatlah Dalam Beribadah 1 Tiada Kesukaran dalam Agama Allah memerintahkan kita beribadah, pastilah itu bermanfaat dan baik untuk kita sendiri. Tak mungkin ada … Sebagai umat Muslim, berzikir menjadi salah satu rutinitas yang tak boleh ditinggalkan. Apalagi ada cukup banyak ragam bacaan dzikir yang bisa kamu sendiri utamanya bertujuan untuk mendekatkan diri kita kepada Allah Swt. dan dapat dilakukan kapan saja baik secara lisan maupun dalam satu yang paling umum dilakukan adalah berzikir selepas salat. Akan tetapi di luar waktu tersebut pun kamu bisa memahami lebih lanjut mengenai macam-macam bacaan zikir dan keutamaan masing-masing di antaranya, telah merangkum informasinya di bawah ini. Yuk, simak!Ragam Jenis Bacaan Dzikir dalam Islam untuk Sehari-hariTahlilTasbihIstighfarSayyidul IstighfarTakbirTahmidSusunan Bacaan Dzikir Setelah Sholat FardhuZikir Pertama Membaca istighfarZikir Kedua Memberi pujian pada AllahZikir ketigaZikir Keempat BersyukurZikir KelimaZikir Keenam Memohon perlindunganZikir Ketujuh Ayat kursiZikir Kedelapan Kutipan Surah al-BaqarahZikir Kesembilan Penggalan Surah Ali ImranZikir Kesepuluh Surah-surah Juz AmmaZikir KesebelasZikir Kedua BelasBacaan Dzikir Setelah Salat JumatMembaca Surah al-Fatihah, an-Naas, al-Falaq, dan al-IkhlasDoa yang Dibaca Sebanyak 7 KaliZikir yang Dibaca 100 KaliMembaca 2 Bait SyairMacam-Macam Bacaan Dzikir Menurut Tarekat HistiyahBacaan Dzikir Harian yang Diajarkan Imam GhazaliKeutamaan Mengamalkan Bacaan Dzikir Setiap Saat dan Konsekuensi Jika MelalaikannyaDalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari, Rasulullah saw. bersabda bahwa perumpamaan antara orang yang berzikir kepada Allah Swt. dan yang tidak, sama seperti orang yang hidup dan yang Rasulullah tersebut cukup menegaskan keutamaan dari berzikir bagi umat Islam. Oleh karena itu, setiap kaum Muslim juga dianjurkan untuk selalu meluangkan waktu untuk berzikir merupakan amalan yang menjadi rutinitas as-salafus shalih atau mempunyai dasar yang kuat sebagai salah satu sunah referensi, berikut adalah bacaan dzikir sehari hari yang paling utama dan sangat umum diamalkan oleh umat إِلَـهَ إِلاَّ اللهُLaa ilaha illallohArtinya“Tiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa”Bacaan zikir yang satu ini merupakan bagian dari kalimat syahadat. Esensi dari lafal tersebut adalah meyakini dalam hati dan ucapan bahwa Allah adalah Tuhan Yang Maha yang mengandung sifat Tauhid Allah Swt. tersebut merupakan salah satu bacaan favorit Nabi Muhammad kamu mengamalkannya dengan sungguh-sungguh diikuti dengan penghayatan akan maknanya, maka bacaan tahlil tersebut dapat mengantarkanmu ke itu, bacaan dzikir ini juga mempunyai keutamaan untuk meminta perlindungan kepada Allah Swt. sebagai Yang Maha Segalanya dari godaan setan-setan yang اللَّهِSubhaanallohArtinya“Maha suci Allah.”Tasbih merupakan salah satu kalimat thoyyibah yang sering dimasukkan dalam rangkaian zikir umat kalimat tasbih artinya kita mengakui bahwa sebagai manusia kita merupakan makhluk yang kotor dan tidak terlepas dari berbagai macam satu keutamaan bacaan dzikir ini adalah memberikan perasaan tenteram pada diri dan menghapus dosa baik yang terjadi saat ini maupun yang telah dalam rangkaian zikir, kamu juga bisa membaca kalimat tasbih sebagai respon ketika melihat suatu hal yang buruk, seperti perbuatan dosa, bencana alam, dan perbuatan diriwayatkan oleh Muhammad bin Jahsy bahwa Rasulullah saw. juga mengucapkan Subhanallah saat melihat suatu hal yang اللهَ الْعَظِـيْمَAstaghfirullohal azhim Artinya“Aku mohon ampun kepada Allah”Bacaan istighfar di atas merupakan contoh singkat yang bisa kamu amalkan sehari-hari. Selain itu, ada juga jenis istighfar yang panjang , seperti berikut iniأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِـيْمَ الَّذِيْ لَااِلَهَ اِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ وَأَتُوْبُ إِلَيْهِAstaghfirullohal azhim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyum wa atubu ilaih Artinya “Aku memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, tiada tuhan selain Dia yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan aku bertaubat pada-Nya.”Keutamaan membaca istighfar sendiri adalah diampuni dosanya oleh Allah Swt. dan dibukakan pintu gerbang menuju kebahagiaan dan untuk memperbanyak istighfar terdapat pada firman Allah Swt. dalam Alquran Surah Muhammad ayat 19 yang berbunyiفَٱعْلَمْ أَنَّهُۥ لَآ إِلَٰهَ إِلَّا ٱللَّهُ وَٱسْتَغْفِرْ لِذَنۢبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَٱلْمُؤْمِنَٰتِ ۗ وَٱللَّهُ يَعْلَمُ مُتَقَلَّبَكُمْ وَمَثْوَىٰكُمْFa’lam annahụ lā ilāha illallāhu wastagfir liżambika wa lil-mu`minīna wal-mu`mināt, wallāhu ya’lamu mutaqallabakum wa maṡwākum ArtinyaMaka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah sesembahan, tuhan selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi dosa orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat kamu berusaha dan tempat kamu selain membacanya untuk diri kita sendiri, bacalah juga bacaan dzikir tersebut untuk memohon ampunan bagi kaum Muslim lainnya. Dengan begitu, kita akan sama-sama terhindar dari kecemasan dan selalu merasa IstighfarSelain itu, Rasulullah saw. juga menganjurkan untuk mengamalkan doa Sayyidul Istighfar sebagai salah satu bacaan dzikir Istighfar secara harfiah berarti induknya istighfar dan merupakan bacaan istighfar yang paling lengkap di antara yang lainnya. Berikut lafal bacaan istighfar tersebutاللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ وَأَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَعْتَرِفُ بِذُنُوبِي فَاغْفِرْ لِي ذُنُوبِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَAllahumma anta rabbii laa ilaaha illa anta khalaqtanii wa anaa abduka wa anaa alaa ahdika wa wa’dika maastatha’tu a’uudzubika min syaramaa shana’tu abuu-u laka bini’matika alayya wa abuu-u bidzanbii faaghfirlii fainnahu laa yaghfirudz dzunuuba illaa anta Artinya “Ya Allah, Engkaulah Tuhanku tiada tuhan selain Engkau yang menciptakan aku. Dan aku adalah hamba-Mu, dan aku akan setia pada janjiku kepada-Mu semampuku. Aku berlindung kepada-Mu dari keburukan yang aku perbuat. Kuakui segala nikmat-Mu atasku dan aku akui segala dosaku. Maka ampunilah aku karena sesungguhnya tidak ada yang bisa mengampuni dosa kecuali Engkau.”Takbirاللَّهُ أَكْبَرُAllohu akbarArtinya“Allah Maha Besar.”Bacaan takbir adalah seruan kaum Muslim kepada Allah Swt. yang bermaksud untuk satu keutamaan membaca takbir adalah memperoleh pahala dan kebaikan karena telah mengagungkan Allah takbir juga dapat memunculkan keberanian dan membantu kita merasakan ketenangan. Selain itu, bertakbir juga membantu kita agar semakin bersyukur karena mengingat bertasbih tersebut selaras dengan firman Allah Swt. dalam kutipan Alquran Surah al-Baqarah ayat 185, yang berbunyiوَلِتُكْمِلُوا۟ ٱلْعِدَّةَ وَلِتُكَبِّرُوا۟ ٱللَّهَ عَلَىٰ مَا هَدَىٰكُمْ وَلَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَwa litukmilul-iddata wa litukabbirullāha alā mā hadākum wa la’allakum tasykurụnArtinyadan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu لِلَّهِAlhamdulillahArtinya“Segala puji bagi Allah.”Tahmid umumnya diucapkan oleh seorang Muslim saat ia bersyukur atas nikmat dan karunia yang telah Allah Swt. dzikir ini mempunyai keistimewaan yaitu untuk menambah rezeki yang sudah didapat dan menambah nikmat atas berkah yang sudah ada di depan mata. Hal ini senada dengan firman Allah Swt. dalam Alquran Surah Ibrahim ayat 7 berikut iniوَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِن شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِن كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِى لَشَدِيدٌWa iż ta`ażżana rabbukum la`in syakartum la`azīdannakum wa la`ing kafartum inna ażābī lasyadīdArtinyaDan ingatlah juga, tatkala Tuhanmu memaklumkan; “Sesungguhnya jika kamu bersyukur, pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu, dan jika kamu mengingkari nikmat-Ku, maka sesungguhnya azab-Ku sangat pedih”.Kemudian, membaca kalimat tahmid juga akan menjauhkan kita dari dosa-dosa, seperti hal nya mengamalkan kalimat zikir utama lainnya di lima zikir utama tersebut, ada juga bacaan-bacaan zikir lainnya yang dapat diamalkan oleh umat Islam. akan membahasnya lebih lanjut di Bacaan Dzikir Setelah Sholat FardhuDalam kitabnya yang berjudul al-Adzkar pada Badul Adzkar ba’dash Shalah, Imam Nawawi menjelaskan bahwa para ulama telah sepakat mengenai status kesunnahan dari zikir, terutama seusai amalan tersebut didukung berbagai hadis shahih, termasuk yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah dan Malik berikut iniقال صلى الله عليه وسلم من سبح دبر كل صلاة ثلاثا وثلاثين وحمد ثلاثا وثلاثين وكبر ثلاثا وثلاثين وختم المائة بلا إله إلا الله لاشريك له له الملك وله الحمد وهو على كل شيء قدير غفرت ذنوبه ولو كانت مثل زبد البحرArtinya“Rasulullah SAW bersabda, Siapa yang bertasbih, bertahmid, dan bertakbir setelah shalat sebanyak 33 kali dan menutupnya dengan membaca lâ ilâha illallâh lâ syarîka lahu lahul mulku wa lahulhamdu wa huwa alâ kulli syai’in qadîr, maka dosanya akan diampuni meskipun sebanyak buih di lautan,'”Hadis di atas menegaskan keutamaan zikir atau wirid seusai salat, yaitu dosa seorang Muslim yang menunaikannya akan diampuni meski yang dimiliki sebanyak buih di lautan referensi, di bawah ini merupakan salah satu rangkaian bacaan dzikir selepas salat fardu yang disusun oleh KH. Muhammad bin Abdullah Faqih, pengasuh Pondok Pesantren zikir tersebut juga tertulis dalam Majmu’ah Maqruat Yaumiyah wa Usbu’iyyah. Dalam menyusun bacaan ini, beliau mengutip berbagai sumber termasuk hadis riwayat Bukhari, Abu Dawud, Muslim, dan kitab Bidayatul Pertama Membaca istighfarPertama-tama, bacalah istighfar panjang seperti yang ada di atas sebanyak tiga Kedua Memberi pujian pada AllahKedua, pujilah Allah Swt. dengan kalimat berikutاللَّهُمَّ أَنْتَ السَّلاَمُ وَمِنْكَ السَّلاَمُ تَبَارَكْتَ ذَا الْجَلاَلِ وَالإِكْرَامِAllohumma antas salaam wa minkas salaam tabaarokta yaa dzal jalaali wal Allah, Engkau adalah Maha Pemberi keselamatan dan keselamatan hanyalah dari-Mu, Mahaberkah Engkau, wahai Pemilik Keagungan dan Kemuliaan.”Zikir ketigaSelanjutnya baca bacaan dzikir berikut iniاَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ، وَلاَ مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَآدَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَاالْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّAllohumma laa maani’a limaa a’thoyta wa laa mu’thiya limaa mana’ta wa laa yanfa’u dzal jaddi minkal Allah, tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau berikan dan tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau tolak. Juga tidak bermanfaat orang kaya tanpa amal, dari-Mu segala kekayaan.”Zikir Keempat BersyukurKemudian, panjatkan zikir agar Allah Swt. memberikan kita kemampuan untuk bersyukur, selalu mengingat-Nya, dan beribadah dengan baik اَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ a’innii alaa dzikrika wa syukrika wa husni Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan beribadah dengan baik kepada-Mu.”Zikir KelimaLalu, kamu bisa melanjutkan wirid dengan bacaan berikut iniلَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌLaa ilaha illalloh wahdahu laa syarika lah, lahul mulku wa lahul hamdu wa huwa ala kulli syai-in qodiirArtinyaTiada Tuhan selain Allah yang Maha Esa, tiada sekutu bagi-Nya. Kerajaan dan pujian hanyalah milik-Nya, dan Dia Mahakuasa atas segala zikir tersebut dilafalkan tiga kali sehabis salat fardu. Khusus untuk selepas salat Subuh dan Maghrib, kamu harus membacanya sebanyak 10 Keenam Memohon perlindunganWirid dilanjutkan dengan memohon perlindungan pada Allah Swt. atas ganasnya api neraka. Bacaan dzikir ini dibaca tujuh kali setiap selesai salat Subuh dan أَجِرْنِـى مِنَ النَّارِAllahumma ajirni minannarArtinyaYa Allah, lindungilah kami dari api Ketujuh Ayat kursiSelanjutnya, bacalah ayat kursi sebagai berikutاللَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ لَا تَأْخُذُهُ سِنَةٌ وَلَا نَوْمٌ لَهُ مَا فِي السَّمَاوَاتِ وَمَا فِي الْأَرْضِ مَنْ ذَا الَّذِي يَشْفَعُ عِنْدَهُ إِلَّا بِإِذْنِهِ يَعْلَمُ مَا بَيْنَ أَيْدِيهِمْ وَمَا خَلْفَهُمْ وَلَا يُحِيطُونَ بِشَيْءٍ مِنْ عِلْمِهِ إِلَّا بِمَا شَاءَ وَسِعَ كُرْسِيُّهُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضَ وَلَا يَئُودُهُ حِفْظُهُمَا وَهُوَ الْعَلِيُّ الْعَظِيمُAlloohu laa ilaaha illaa huwal hayyul qoyyuum laa ta’khudzuhuu sinatuuw walaa naum lahuu maa fiis samaawaati wamaa fil ardhi man dzaal ladzii yasyfa’u indahuu illaa bi-idznih ya’lamu maa baina aidiihim wamaa kholfahum walaa yuhiithuuna bisyai-in min ilmihii illaa bimaasyaa-a wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal ardho walaa ya-uuduhuu hifzhuhumaa wahuwal ’aliyyul tidak ada Tuhan melainkan Dia yang Maha Kekal lagi terus menerus mengurus makhluk-Nya, tidak mengantuk dan tidak tidur Kepunyaan-Nya apa yang di langit dan di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya? Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang meraka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Kursi Allah meliputi langit dan bumi, Dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.”Zikir Kedelapan Kutipan Surah al-BaqarahSetelah membaca ayat kursi, lanjutkan dengan Surah al-Baqarah ayat 285-285 berikut iniآمَنَ الرَّسُولُ بِمَا أُنْزِلَ إِلَيْهِ مِنْ رَبِّهِ وَالْمُؤْمِنُونَ، كُلٌّ آمَنَ بِاللَّهِ وَمَلَائِكَتِهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ لَا نُفَرِّقُ بَيْنَ أَحَدٍ مِنْ رُسُلِهِ، وَقَالُوا سَمِعْنَا وَأَطَعْنَا غُفْرَانَكَ رَبَّنَا وَإِلَيْكَ الْمَصِيرُ. لَا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلَّا وُسْعَهَا، لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ. رَبَّنَا لَا تُؤَاخِذْنَا إِنْ نَسِينَا أَوْ أَخْطَأْنَا، رَبَّنَا وَلَا تَحْمِلْ عَلَيْنَا إِصْرًا كَمَا حَمَلْتَهُ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِنَا، رَبَّنَا وَلَا تُحَمِّلْنَا مَا لَا طَاقَةَ لَنَا بِهِ، وَاعْفُ عَنَّا وَاغْفِرْ لَنَا وَارْحَمْنَا، أَنْتَ مَوْلَانَا فَانْصُرْنَا عَلَى الْقَوْمِ الْكَافِرِينَAmanarrasulu bimaa unzila ilaihi mirrabbihi wal mu’minuun. Kullun a mana billahi wamalaikatihi wakutubihi warusulih. La nufarriqu bayna ahadimmirrusuluh. Wa qoluu sami’na wa atho’na ghufro naka robbana wa ilaikalmashir. La yukallifullahu nafsan illa wus’ahaa. Laha ma kasabats wa’alaihaa maktasabats. Robbanaa la tutuwakhidzna innasiinaa au ah tha’na. Robbana wa laa tahmil alainaa ishronkama hamaltahu alalladzii na minqoblina. Robbanaa wa laa tuhammilnaa ma la tho qotalanaa bih. Wa’fu anna waghfir lanaa warhamnaa. Anta maulana fanshurna alal qoumal telah beriman kepada Al Quran yang diturunkan kepadanya dari Tuhannya, demikian pula orang-orang yang beriman. Semuanya beriman kepada Allah, malaikat-malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya dan rasul-rasul-Nya. Mereka mengatakan “Kami tidak membeda-bedakan antara seseorangpun dengan yang lain dari rasul-rasul-Nya”, dan mereka mengatakan “Kami dengar dan kami taat”. Mereka berdoa “Ampunilah kami ya Tuhan kami dan kepada Engkaulah tempat kembali”.Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala dari kebajikan yang diusahakannya dan ia mendapat siksa dari kejahatan yang dikerjakannya. Mereka berdoa “Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang sebelum kami. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir”.Zikir Kesembilan Penggalan Surah Ali ImranLalu, baca juga penggalan ayat dari Surah Ali Imran berikut iniشَهِدَ اللَّهُ أَنَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ وَالْمَلَائِكَةُ وَأُولُو الْعِلْمِ قَائِمًا بِالْقِسْطِ، لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ الْعَزِيزُ الْحَكِيمُ، إِنَّ الدِّينَ عِنْدَ اللَّهِ الْإِسْلَامُ، قُلِ اللَّهُمَّ مَالِكَ الْمُلْكِ تُؤْتِي الْمُلْكَ مَنْ تَشَاءُ وَتَنْزِعُ الْمُلْكَ مِمَّنْ تَشَاءُ وَتُعِزُّ مَنْ تَشَاءُ وَتُذِلُّ مَنْ تَشَاءُ، بِيَدِكَ الْخَيْرُ، إِنَّكَ عَلَىٰ كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ. تُولِجُ اللَّيْلَ فِي النَّهَارِ وَتُولِجُ النَّهَارَ فِي اللَّيْلِ، وَتُخْرِجُ الْحَيَّ مِنَ الْمَيِّتِ وَتُخْرِجُ الْمَيِّتَ مِنَ الْحَيِّ، وَتَرْزُقُ مَنْ تَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍSyahidallahu anhu ilaha illa huwa wal malaikatahu wa ulul ilmi qi imanmbilqisthi. Laa ilaa ha illa huwa indallahul malikalmulki tu’tilmulku mantsya’u wa tanzi’ulmulka mimmantasya’u watu’izzu mantasya’u wa tudzillu mantasya’. Innaka ala kulli syai’ing fin-nahāri wa tụlijun-nahāra fil-laili wa tukhrijul-ḥayya minal-mayyiti wa tukhrijul-mayyita minal-ḥayyi wa tarzuqu man tasyā`u bigairi ḥisābArtinyaAllah menyatakan bahwasanya tidak ada Tuhan melainkan Dia yang berhak disembah, Yang menegakkan keadilan. Para Malaikat dan orang-orang yang berilmu juga menyatakan yang demikian itu. Tak ada Tuhan melainkan Dia yang berhak disembah, Yang Maha Perkasa lagi Maha agama yang diridhai disisi Allah hanyalah “Wahai Tuhan Yang mempunyai kerajaan, Engkau berikan kerajaan kepada orang yang Engkau kehendaki dan Engkau cabut kerajaan dari orang yang Engkau kehendaki. Engkau muliakan orang yang Engkau kehendaki dan Engkau hinakan orang yang Engkau kehendaki. Di tangan Engkaulah segala kebajikan. Sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala masukkan malam ke dalam siang dan Engkau masukkan siang ke dalam malam. Engkau keluarkan yang hidup dari yang mati, dan Engkau keluarkan yang mati dari yang hidup. Dan Engkau beri rezeki siapa yang Engkau kehendaki tanpa hisab batas”Zikir Kesepuluh Surah-surah Juz AmmaKemudian, lanjutkan bacaan dzikir dengan membaca beberapa surah dari Jus Amma, yaitu Surah al-Ikhlas, Surah an-Nas, dan Surah lupa juga untuk melanjutkan bacaan tersebut dengan Surah KesebelasSelanjutnya, bacalah tasbih, tahmid, dan takbir masing-masing sebanyak 33 Kedua BelasLanjutkan tiga bacaan zikir tadi dengan membaca tahlil sebanyak 300 kali di waktu subuh, 50 kali di waktu Dzuhur dan Ashar, serta 100 kali di waktu Salat Maghrib dan untuk selepas salat Subuh, kamu bisa menambahkan bacaan zikir berikut ini sebanyak 100 atau 300 اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍShallallahu ala MuhammadinArtinyaSemoga Allah memberikan rahmat-Nya kepada Nabi MuhammadTambahkan juga bacaan dzikir berikut ini sebelum menutup wirid dengan doaلَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ مُحَمَّدٌ رَسُوْلُ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَLa ilaha illallah muhammada rasulullahi shallallahu alaihi wa salamArtinyaTiada tuhan selain Allah dan nabi Muhammad adalah utusan sudah, kamu bisa mengakhiri rangkaian tersebut dengan membaca doa sesuai dengan harapan dan keinginan Dzikir Setelah Salat JumatSusunan dzikir yang dianjurkan dibaca setelah salat Jum’at mempunyai perbedaan dengan apa yang dianjurkan di Surah al-Fatihah, an-Naas, al-Falaq, dan al-IkhlasPertama, kamu dianjurkan untuk membaca Surah al-Fatihah, an-Naas, al-Falaq, dan al-Ikhlas masing-masing sebanyak tujuh kali selepas salat ini sesuai dengan riwayat Sayyidah Aisyah yang berbunyi– وأن يقرأ عقب سلامه من الجمعة قبل أن يثني رجليه وفِي رواية قبل أن يتكلم الفاتحة والإخلاص والمعوّذتين سبعا سبعا لما ورد أن من قرأها غفر له ما تقدم من ذنبه وما تأخر وأعطي من الأجر بعدد من آمن بالله siapa membaca setelah sholat jum’at Surat Al Ikhlas, Al Falaq dan An Naas sebanyak 7 kali maka Allah menjaganya dari keburukan sampai jum’at yang akan yang Dibaca Sebanyak 7 KaliKedua, kamu juga dianjurkan untuk membaca doa berikut ini sebanyak tujuh kali agar Allah Swt. mencukupkan rezekimu dengan memberikannya dari arah yang tidak pernah kamu sangka يَا غَنِيُّ يَا حَمِيْدُ يَا مُبْدِئُ يَا مُعِيْدُ يَا رَحِيْمُ يَا وَدُوْدُ أَغْنِنِيْ بِحَلَالِكَ عَنْ حَرَامِكَ وَبِطَاعَتِكَ عَنْ مَعْصِيَتِكَ وَبِفَضْلِكَ عَمَّنْ yâ ghaniyyu yâ hamîd, yâ mubdi’u wa yuîd, yâ rahîmu yâ wadûd. Aghninî bi halâlika an harâmik, wa thâatika an mashiyatik, wa bi fadhlika an man Allah, Yang Maha Kaya, Maha Terpuji, Maha Pencipta, Maha Kuasa Mengembalikan, Maha Penyayang, dan Maha Kasih. Cukupi aku dengan harta halal-Mu, bukan dengan yang haram. Isilah hari-hariku dengan taat kepada-Mu, bukan mendurhakai-Mu. Cukupi diriku dengan karunia-Mu, bukan selain-Mu.”Zikir yang Dibaca 100 KaliSelanjutnya, diriwayatkan oleh Ibnu Abbas bahwa Nabi Muhammad saw. menganjurkan untuk mengamalkan bacaan dzikir berikut ini sebanyak 100 kali setelah salat Jum’atسُبْحَانَ اللّٰهِ الْعَظِيْمِ وَبِحَمْدِهِSubhanallah al’zimi wabihamdihiArtinyaMaha Suci Rabbku yang Maha Agung dan segala puji Abbas menambahkan bahwa keutamaan zikir tersebut adalah akan diampuni dosa orang yang melakukannya. Bukan hanya dosanya sendiri saja, tetapi juga dosa kedua orang tuanya sebanyak 2 Bait SyairKemudian, dianjurkan juga untuk membaca dua bait syair yang diriwayatkan oleh Sayyidi Abdul Wahab Asy Sya’rani berikut iniإٍلٰهِي لَسْتُ لِلْفِرْدَوْسِ أَهْلاً * وَلاَ أَقْوَى عَلَى نَارِ الْجَحِيْمِفَهَبْ لِيْ تَوْبَةً وَاغْفِرْ ذُنُوْبِي* فَإِنَّكَ غَافِرُ الذَّنْبِ الْعَظِيْمِIlaahii lastu lil firdausi ahlaan * wa laa aqwaa alaa naaril jahiimiFahabli taubatan waghfir dzunubi * Fainnaka ghafirudz dzmbil adziimiArtinyaWahai Tuhan, ku tak layak ke surga-Mu* Namun tak pula aku sanggup ke neraka-MuAmpunkan dosaku, terimalah taubatku* Sesungguhnya Engkaulah pengampun dosa-dosa besarBacaan zikir tersebut dapat kamu lafalkan sebanyak lima kali setiap selesai salat Jum’at agar Allah swt. mematikanmu dalam keadaan Bacaan Dzikir Menurut Tarekat HistiyahSyekh Kalimullah dalam karyanya yang berjudul Kasykul juga membahas mengenai macam-macam zikir yang telah diturunkan dari hati ke hal ini, para syekh mengajarkan bacaan zikir tersebut kepada murid-muridnya yang telah bertaubat dan dibersihkan dari penolakan diri selama 40 satu amalan zikir yang diajarkan adalah dzikr al-kulliyat yang artinya zikir keseluruhan. Bacaan yang digunakan adalah Bika al-kull, minka al-kull, ilayka al-kull, yâ kull al-kull!Arti dari bacaan dzikir tersebut adalah sebagai berikut Bersama-Mu segala sesuatu, dari-Mu segala sesuatu, kepada-Mu kembali segala sesuatu, Wahai Yang yang berisi pujian atas sifat-sifat Allah Swt. tersebut dianjurkan untuk dilakukan dengan cara tarekat histiyah juga mengajarkan zikir khusus yang disebut dzikr-e-ma’iyat. Kamu bisa mengamalkan zikir ini dengan mengucapkan ya ma’i, yâ ma’i, yâ hu, artinya wahai Engkau yang mengamalkannya, dianjurkan untuk duduk dengan lutut dilipat dan kedua paha berada di tanah. Bacaan zikir tersebut kemudian dibaca berulang-ulang dengan kesadaran jiwa bahwa Allah Swt. merupakan ketunggalan yang itu, ada juga zikir khusus dzikr al-Ihathah atau zikir keserbameliputan yang diajarkan oleh tarekat zikirnya adalah Ya Muhith Dhahirun wa Bathinan yang artinya wahai Engkau yang meliputi segala sesuatu, secara lahir maupun yang satu ini juga berbentuk penyaksian terhadap kekuasaan Allah Swt. Untuk mengamalkannya, baca zikir tersebut berulang kali sambil membuka mata pada saat mengucapkan dhairun dan menutupnya saat mengucapkan bathinan. Dalam mengamalkan bacaan-bacaan dzikir di atas, sangat dianjurkan untuk memahami makna setiap katanya dan merasakan semuanya dalam itu, dasarkan amalan zikir tersebut pada kecintaan kita kepada Allah Swt. agar lebih Dzikir Harian yang Diajarkan Imam GhazaliDi antara berbagai ragam bacaan zikir yang diajarkan oleh para ulama, kamu seharusnya tidak melewatkan yang satu Ghazali menjelaskan bahwa salah satu hal yang mendorongnya meraih kebahagiaan adalah dengan terus mengingat Allah Swt. melalui bacaan-bacaan sekarang adalah seperti apa bacaan dzikir yang diamalkan oleh Imam Ghazali untuk terlepas dari kesusahan baik di dunia maupun di akhirat?Pada setiap hari Jum’at, bacaan wirid yang dibaca adalah يا الله Ya Allah. Lafal tersebut dianjurkan untuk dibaca sebanyak 1000 setiap hari Sabtu, bacaan zikirnya adalah tahlil لا اله إلا الله La ilaha illallah. Sama dengan sebelumnya, lafal zikir tersebut juga dibacakan sebanyak 1000 kali dalam pada setiap hari Minggu, kamu harus mengamalkan zikir يا حي يا قيوم Ya Hayyu Ya Qayyum sebanyak 1000 datang setiap hari Senin, bacaan zikir yang dibaca adalah لاحول ولاقوة إلا بالله العلي العظيم La haula wa la quwwata illa billahil aliyyil adhim. Sama seperti sebelumnya, amalkan juga zikir ini sebanyak 1000 hari Selasa, zikir yang dianjurkan untuk dibaca sebanyak 1000 kali adalah اللهم صل على سيدنا محمد وعلى أله صحبه وسلم Allahumma shalli ala sayyidina Muhammadin wa ala alihi wa shahbihi wasallim.Selanjutnya, pada setiap hari Rabu, kamu dianjurkan membaca istighfar pendek استغفر الله العظيم Astaghfirullahal adhim. Istighfar tersebut juga harus dibaca sebanyak 1000 setiap hari kamis kamu bisa mengamalkan bacaan zikir berikut ini سبحان الله العظيم وبحمده Subhanallahil adhim wa bihamdih sebanyak 1000 mengamalkan bacaan dzikir ala Imam Ghazali tersebut, kamu harus memastikan hitungan hari dan jumlah bacaannya agar untuk zikir pada hari Jum’at, kamu bisa menghitungnya mulai dari waktu Ashar pada hari Kamis sampai sebelum waktu Ashar pada hari Jum’ kamu membaca 1000 zikir pada hari Jum’at sejak malam Jum’at Kamis malam sampai siang hari di hari tersebut. Perhitungan tersebut berlaku juga untuk hari-hari bisa membagi jumlah bacaan tersebut setiap seusai salat jika tidak memungkinkan untuk mengamalkannya kamu dapat membaginya menjadi lima waktu sehingga setiap usai salat fardu bisa membaca zikirnya sebanyak Mengamalkan Bacaan Dzikir Setiap Saat dan Konsekuensi Jika MelalaikannyaDari uraian di atas, kita dapat simpulkan bahwa berzikir merupakan aktivitas yang sangat disukai Allah Swt. dan mempunyai banyak zikir yang bisa kamu amalkan pun sangat beragam dan beberapa diantaranya mempunyai keistimewaan masing-masing selain sebagai sarana bagi kita untuk mendekatkan diri kepada Yang Maha jalan utama untuk menempuh perjalanan Ilahi, zikir menjadi demikian penting bagi umat Islam. Zikir menjadi kunci pembuka yang menyatukan seorang hamba dengan itu, menyebut nama Allah Swt. dan memuji-Nya setiap saat melalui bacaan-bacaan zikir juga bisa menghidupkan batin bagaimana dengan umat Islam yang melalaikan zikir? Seperti dikemukakan oleh Syekh Zarruq dalam Syarhul Hikam, melalaikan zikir akan membuat hati kita matiتنبيه الذكر حياة القلب والغفلة موته وغايتها تنتهى لاستحسان القبيح ومبدأ ذلك نسيان قبحهArtinya“Peringatan dzikir itu menghidupkan hati. Lalai itu mematikan hati. Sementara puncak dari kelalaian itu nanti berakhir pada menganggap baik sesuatu yang sebenarnya adalah tidak baik. Sedangkan awal dari semua itu adalah lupa atas ketidakbaikan hal itu,” Lihat Syekh Zarruq, Syarhul Hikam, As-Syirkatul Qaumiyyah, 2010 M/1431 H, halaman 61.Bukan hanya mematikan hati saja, melalaikan zikir juga akan menjauhkan kita dari Allah Swt. baik secara lahir maupun karena itu, sangat dianjurkan bagi seluruh umat Islam untuk selalu menegakkan bacaan dzikir kapan saja dan di mana pun ia berada. Dengan begitu, ia akan selalu merasa tenang karena dekat dengan Allah Swt. Wallahu a’ Santri asyik – Ketika hati kita merasakan kekosongan dan kehampaan dalam hidup, salah satu obatnya adalah dengan berdzikir atau wiridan. Berikut ini adalah anjuran dzikir Imam Ghazali. Dalam artikel kali ini akan dijabarkan 10 dzikir Anjuran dari Imam Al-Ghazali yang bisa kalian amalkan dalam kehidupan sehari-hari. Mengamalkan wirid atau dzikir adalah salah satu bagian terpenting bagi kita sebagai umat islam. Berbagai macam cara dan variasi ketika kita wirid atau berdzikir sudah tidak lazim lagi, ada yang mengamalkan wirid atau dzikir setelah sholat saja, bahkan sampai ada yang setiap hembusan nafasnya itu ia berdzikir. Imam Al-Ghazali dalam karyanya Bidâyatul Hidâyah merekomendasikan beberapa wiridan yang bisa kita amalkan. Ia menyebutkan “Hendaknya tasbih-tasbihmu dan dzikir-dzikirmu terdapat sepuluh kalimat”. Dzikir Imam Al-Ghazali Pertama لَا إِلهَ إِلَّا الله، وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ، لَهُ الْحَمْدُ، يُحْيِى وَيُمِيْتُ، وَهُوَ حَيٌّ لَا يَمُوْتُ، بِيَدِهِ الْخَيْر، وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٍ Lâ ilâha illallah, wahdahu lâ syarîka lah, lahul mulku, lahul hamdu, yuhyî wa yumîtu, wa huwa alâ kulli syay`in qadîr. Artinya “Tiada tuhan selain Allah, Yang Maha Esa tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia yang menghidupkan dan mematikan, Dia maha hidup tidak mati, kebaikan ada di kekuasaan-Nya. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.” Dzikir Imam Al-Ghazali Kedua لَا إله إلَّا الله المَلِكُ الحَقُّ المُبِيْن Lâ ilâha illallahul malikul haqqul mubîn Artinya “Tiada tuhan selain Allah yang maha menjadi raja, maha benar, maha menjelaskan.” Dzikir Imam Al-Ghazali Ketiga لَا إِلَهَ إِلَّا الله الْوَاحِدُ الْقَهَّارُ، رَبُّ السَّمَوَاتِ وَالْأَرْضِ وَمَا بَيْنَهُمَا الْعَزِيْزُ الْغَفَّارُ Lâ ilâha illallahul wâhidul qahhâr, rabbus samawâti wal ardhi wa mâ bainahumal azîzul ghaffar Artinya “Tiada tuhan selain Allah yang esa dan maha perkasa, Tuhan langit dan bumi dan apa yang ada di antara keduanya yang maha perkasa lagi maha pengampun.” Dzikir Imam Al-Ghazali Keempat سُبْحَانَ اللهِ، وَالْحَمْدُ لِلهِ، وَلَا إِلهَ إِلَّا اللهُ، وَاللهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيْمِ Subhânallah, wal hamdu lillah, wa lâ ilâha illallah, wallahu akbar, wa lâ haula wa lâ quwwata illa billahil aliyyil azhîm. Artinya “Maha suci Allah, segala puji bagi Allah, tiada tuhan selain Allah, tiada daya dan upaya melainkan atas pertolongan Allah.” Dzikir Imam Al-Ghazali Kelima سُبُّوْحٌ قُدُّوْسٌ رَبُّ الْمَلَائِكَةِ وَالرُّوْحِ Subbûhun quddûsur rabbul malâikati war rûh Artinya, “Maha suci, maha qudus, tuhan sekalian malaikat dan ruh Jibril.” Dzikir Imam Al-Ghazali Keenam سُبْحَانَ اللهِ وَبِحَمْدِهِ، سُبْحَانَ اللهِ الْعَظِيْمِ Subhânallah wa bi hamdih, subhanallahil azhîm Artinya “Maha suci Allah dengan memuji-Nya, dan maha suci Allah yang maha agung.” Dzikir Imam Al-Ghazali Ketujuh أَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَا اللهُ هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّوْمُ، وَأَسْأَلُهُ التَّوْبَةَ وَالْمَغْفِرَةَ Astaghfirullahal azhîm al-ladzi lâ ilâha illallah huwal hayyul qayyum, wa as’aluhut taubah wal maghfirah Artinya “Aku memohon ampun kepada Allah yang maha agung, yang tiada tuhan selain Allah, Dia yang maha hidup dan yang berdiri sendiri, aku memohon tobat dan ampunan.” Dzikir Imam Al-Ghazali Kedelapan اَللَّهُمَّ لَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ، وَلَا رَادَّ لِمَا قَضَيْتَ وَلَا يَنْفَعُ ذَا الْجَدِّ مِنْكَ الْجَدُّ Artinya, “Ya Allah, tidak ada yang bisa mecegah apa yang Engkau berikan, tidak ada yang dapat memberi apa yang Engkau cegah, tidak ada yang dapat menolak apa yang Engkau tetapkan, dan tidak bermanfaat kekayaan/kemuliaan bagi orang yang memilikinya, hanya dari-Mu kekayaan/kemuliaan itu.” Dzikir Imam Al-Ghazali Kesembilan اَللَّهُمَّ صَلَّى عَلَى مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ Allahumma shalli alâ Muhammadin, wa alâ âli Muhammadin wa shahbihi wa sallim Artinya “Ya Allah curahkanlah rahmat atas Nabi Muhammad SAW dan kepada keluarga serta sahabatnya, juga curahkanlah keselamatan.” Dzikir Imam Al-Ghazali Kesepuluh بِسْمِ اللهِ الَّذِي لَا يَضُرُّ مَعَ اسْمِهِ شَيْءٌ فِي الْأَرْضِ وَلَا فِي السَّمَاءِ، وَهُوَ السَّمِيْعُ الْعَلِيْمُ BismillahilLadzi laa yadhurru ma’asmihi syai`un fil ardhi wa lâ fis samâ`i wa huwas samI’ul alîm Artinya “Dengan menyebut nama Allah, yang dengan nama-Nya tidak ada yang dapat mencelakai segala sesuatu di bumi dan langit, Dia-lah yang maha mendengar lagi maha mengetahui.” Itulah tadi 10 anjuran dzikir dari Imam Al-Ghazali. Mungkin sudah tidak asing lagi kita dengar. Namun bila kita tidak mampu mengamalkan semuanya, kita dapat mengamalkannya sebagian terlebih dahulu. Sebagaimana dalam kaidah fiqih, “Sesuatu yang tidak dapat dikerjakan semuanya, jangan ditinggalkan semuanya.” Imam Al-Ghazali menuntun kita untuk mengamalkan wirid ini sesuai penjelasannya, yaitu Artinya, “Engkau ulang-ulang setiap wirid dari wirid-wirid itu, entah seratus kali atau tujuh puluh kali, atau sepuluh kali dan ini paling sedikitnya agar menjadi seratus. Dawamkan wirid-wirid ini, jangan berbicara sebelum terbitnya matahari; terdapat dalam hadits, bahwasannya tidak berbicara sebelum terbitnya matahari lebih utama dari memerdekakan delapan budak dari anak turunan Nabi Ismail salawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi kita, yang aku maksud yaitu menyibukkan dengan dzikir sampai terbitnya matahari tanpa menyelanginya dengan pembicaraan.” Syekh Nawawi Al-Bantani menjelaskan maksud dari keutamaan dalam hadits itu. Yang dimaksud dalam hadits ini adalah bertambahnya keutamaan orang yang mengamalkan amalan yang telah disebutkan di atas. Semoga kita dapat mengamalkan wiridan yang dianjurkan oleh Imam Al-Ghazali agar hari-hari kita dihiasi oleh asma` Allah SWT yang menyebabkan hati kita tidak gersang, dan dibukakan jalan menuju Tuhan semesta alam. Referensi Artikel Nu Online

dzikir imam ghazali setiap hari